Kompas.com - 12/07/2020, 23:07 WIB
Ilustrasi menonton TV Ilustrasi menonton TV

KOMPAS.com - Menonton film bencana dapat membantu orang mengatasi kecemasan dengan baik selama pandemi COVID-19.

Demikian menurut sebuah penelitian baru, yang melihat bagaimana penonton mendapatkan keuntungan praktis dan kekuatan mental dari film favorit mereka.

Para peneliti mengatakan, bahwa film dan bahkan buku dapat membantu menavigasi situasi dunia nyata melalui fiksi.

Baca juga: Nonton Film Sebagai Pelarian Stres Selama Pandemi

Narasi imajiner membimbing orang dalam merencanakan tindakan mereka atau bagaimana mereka akan bereaksi dalam situasi berbahaya.

"Jika itu film yang bagus, itu akan menarik kamu masuk ke dalam dan mengambil perspektif karakter, sehingga secara tidak langsung kamu berlatih skenario," kata Coltan Scrivner, seorang psikolog yang berspesialisasi dalam keingintahuan yang tidak wajar di University of Chicago.

"Kami pikir orang belajar dengan peruahan. Seperti, ketika kekurangan kertas toilet, mereka cukup tahu apa yang harus dibeli."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi baru, yang diterbitkan di PsyArXiv, mengeksplorasi bagaimana menonton film bencana membantu orang-orang ketika dunia menghadapi krisis kesehatan yang nyata.

Para peneliti mengumpulkan 310 peserta untuk menonton film yang relevan dengan pandemi dan merinci kesiapan mereka untuk tantangan kehidupan nyata.

Baca juga: Hobi Nonton Film Seri? Awas Kena Efek Buruk Binge Watching

Tim peneliti juga bertanya tentang tingkat kecemasan, depresi, lekas marah atau sulit tidur. Hasilnya menunjukkan, orang-orang yang menikmati film horor memiliki ketahanan mental yang lebih besar selama pandemi, sementara mereka yang sering menonton genre "prepper", seperti invasi alien dan zombie, menunjukkan ketahanan dan kesiapan yang lebih besar.

Film-film tersebut memberikan manfaat yang sama, bahkan setelah para peneliti mempertimbangkan usia, jenis kelamin, afinitas terhadap, film dan sifat-sifat kepribadian lainnya.

Peserta yang menonton lebih banyak peristiwa imajiner yang menakutkan, muncul lebih baik dalam menghadapi pandemi virus corona.

Pencinta film horor atau bencana mendapatkan manfaatnya dengan baik, meskipun ancaman Covid-19 hingga saat ini masih berpotensi lebih buruk, karena mereka menyerap informasi tentang bagaimana karakter bertindak dalam situasi yang sama.

Sebuah film dapat memberi orang gagasan tentang konflik sosial macam apa yang mungkin terjadi di tengah kekacauan, lembaga mana yang bisa dipercaya, dan seperti apa dunia jika orang bertindak egois atau kooperatif.

"Melalui kecenderungan yang lebih besar untuk mengumpulkan informasi tentang fenomena berbahaya, individu-individu yang tidak ingin tahu dapat memperoleh repertoar pengetahuan yang lebih besar dan strategi mengatasi yang akan berguna dalam berbagai situasi berbahaya dalam kehidupan nyata," kata para peneliti dalam penelitian tersebut.

"Temuan kami menambah dukungan pada gagasan, bahwa fiksi dapat menjadi simulasi yang bermanfaat dari kedua skenario tertentu."

Baca juga: Penggemar Film Horor, Sudah Tahu Dampaknya untuk Kesehatan?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.