Berapa Jumlah Kalori yang Dibakar Saat Bersepeda?

Kompas.com - 13/07/2020, 14:30 WIB
Bersepeda jadi tren yang kembali mengemuka di fase new normal Dok. ShutterstockBersepeda jadi tren yang kembali mengemuka di fase new normal

KOMPAS.com - Setiap orang memiliki alasan sendiri mengapa mereka bersepeda. Ada yang ingin menikmati alam terbuka, ada yang ingin merasakan kebebasan yang ditawarkan saat bersepeda atau sebagai cara untuk membakar kalori, agar bisa makan enak lebih banyak lagi.

Apa pun jenis olahraga yang dilakukan, sebagian besar dari kita tentu ingin mengetahui jumlah kalori yang dibakar.

Memahami seberapa banyak energi yang keluar dibandingkan dengan energi yang masuk penting dilakukan. Terutama ketika kamu sedang dalam program penurunan berat badan.

Baca juga: Bersepeda dalam Kondisi Perut Kosong, Efektif Turunkan Berat Badan?

Ada banyak grafik dan persamaan di luar sana yang akan menunjukkan berapa berat badan yang berkurang dengan seberapa jauh perjalananmu dengan sepeda. Grafik juga akan mengungkap berapa kalori yang telah dibakar saat bersepeda.

Apa itu kalori?

Kalori hanyalah sebuah unit energi, tetapi dapat menyebabkan banyak kebingungan dan perdebatan.

Ya, 500 kalori dari sebuah camilan mungkin sama dengan 500 kalori wortel, tetapi apakah keduanya benar-benar sama?

Namun rupanya bukan jumlah kalori yang penting di sini. Makanan yang padat kalori namun dengan kandungan nutrisi yang ringan tidak akan membuatmu merasa kenyang yang akhirnya membuatmu mekan lebih banyak.

Seberapa penting penghitungan kalori?

Asupan kalori sama pentingnya dengan yang kamu lakukan. Kenyataannya, kebanyakan dari kita tidak tahu berapa banyak kalori yang kita konsumsi dalam sehari, apalagi berapa banyak kalori yang kita bakar.

Memang benar bahwa penurunan berat badan disebabkan oleh masalah kalori yang masuk yang tidak sepadan dengan kalori yang keluar, tetapi itu tidak berarti kalori tersebut dapat berasal dari apa pun yang ingin kamu makan.

Jenis dan kualitas kalori tersebut menentukan seberapa efisien mereka diubah menjadi bahan bakar untuk tubuh.

Baca juga: Berbagai Manfaat Bersepeda, Selain Sehat Juga Bikin Gembira

Apa yang harus kamu makan untuk mempersiapkan waktu versus jarak jauh yang lambat sebenarnya berbeda.

Latihan intensitas tinggi berasal dari karbohidrat, yang dengan cepat berubah menjadi bahan bakar untuk otot, sedangkan untuk perjalanan dengan track menanjak akan membakar proporsi lemak yang lebih tinggi.

Penghitungan kalori adalah salah satu cara untuk membuatmu lebih sadar tentang apa yang kamu bakar di dalam tubuh, tetapi ini lebih dari sekadar angka.

Tidak semua kalori diciptakan sama, tapi ada baiknya kamu memastikan dari mana kalori itu berasal, apakah dari sumber makanan yang sehat atau tidak.

Apa itu pembakaran kalori?

Pembakaran kalori ditentukan oleh tiga hal yakni:

1. Basal Metabolic Rate (BMR) : BMR adalah berapa banyak kalori yang kamu bakar saat istirahat, terdiri dari energi yang diperlukan untuk menjaga semua sistem tubuh untuk tetap beroperasi.

2. Level Aktivitas : Level aktivitas adalah kalori yang kamu bakar ketika tubuh bergerak. Ini dapat dipecah dengan mengambil kecepatan dan durasi perjalanan dibandingkan dengan berat badanmu.

3. Efek Termik dari Makanan : Efek termal dari makanan adalah energi yang dibutuhkan untuk mencerna makanan yang kamu makan.

Baca juga: 5 Tips Bersepeda ke Kantor Tanpa Berpeluh Keringat

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X