Kompas.com - 15/07/2020, 16:21 WIB

Juru bicara Nike menambahkan, saat ini Nike fokus pada peningkatan representasi di seluruh perusahaan, mendukung upaya pengembangan profesional karyawan, memprioritaskan inklusi dan kepemilikan, serta meningkatkan pendidikan untuk inklusivitas.

"Kami dalam kondisi terbaik ketika setiap anggota tim merasa dihargai, diikutsertakan, dan didengar, saat setiap orang dapat tampil sepenuhnya sebagai diri mereka dan memiliki kesempatan untuk melakukan pekerjaan terbaik setiap hari."

Black at Nike adalah salah satu dari banyak laman serupa yang muncul di Instagram beberapa minggu terakhir.

Black at Amazon, LGBT at Nike, dan Black at NYU Law, semua tampak beroperasi dengan cara yang sama, mengumpulkan cerita-cerita diskriminasi melalui bentuk-bentuk anonim.

Baca juga: Zoom Vomero 5, Sepatu Nike Era Akhir 2000-an Kembali dengan Corak Baru

Sebagai dampak dari pembunuhan George Floyd dan protes yang menyebar di seluruh Amerika, dunia olahraga, dan sneaker dipaksa menghadapi dan mengatasi masalah-masalah internal terkait representasi kulit hitam.

Merek seperti Adidas, Nike, dan Under Armor mengakui masalah di semua perusahaan dengan inklusi dan keragaman.

Dalam memo 5 Juni kepada karyawan, CEO Nike John Donahoe mengatakan, raksasa sportstwear itu harus "menata rumahnya sendiri", seperti dilaporkan CNBC.

Beberapa upaya keanekaragaman Nike membuahkan hasil. Perusahaan meningkatkan perwakilan level VP sebesar dua poin persentase pada tahun lalu menjadi 21 persen.

Perusahaan juga baru-baru ini menjanjikan 140 juta dollar AS untuk mendukung Black community dan mengakui Juneteenth sebagai hari libur perusahaan.

"Nike tidak bisa lagi menutup mata terhadap rasialisme yang terjadi di depan mata mereka, setiap hari di WHQ di Beaverton, Oregon, dan di toko-toko mereka di seluruh dunia," kata perwakilan Black at Nike dalam sebuah pernyataan.

"Ketika karyawan melaporkan pengalaman ini, perusahaan perlu mendengarkan dan bereaksi."

Baca juga: Nike Tambahkan Juneteenth Sebagai Hari Libur Karyawan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.