Selebritas Hollywood Pilih Pakai Bandana untuk "Tangkal" Covid-19

Kompas.com - 16/07/2020, 13:51 WIB
Aktris Sarah Jessica Parker menutup wajahnya dengan bandana. NYPostAktris Sarah Jessica Parker menutup wajahnya dengan bandana.

KOMPAS.com - Walau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah sering mengingatkan pentingnya penggunaan masker untuk menekan penyebaran Covid-19, namun masih banyak orang yang malas menggunakannya.

Tak terkecuali para selebritas Hollywood. Alih-alih memakai masker kain sesuai anjuran WHO, mereka justru memilih bandana kain.

Aktris Amber Heard dan juga aktor Johnny Depp terlihat mengenakan bandana dengan tampilan bandit saat menghadiri proses pengadilan di London, Inggris, di mana Heard memilih syal sutra polka dot merah dan Depp bandana hitam.

Kemudian, Sarah Jessica Parker mengenakan bandana saat menyapa pembeli di toko sepatunya di New York satu minggu lalu, dan Kristen Stewart memakai bandana putih dengan kaus putih dan topi baseball di Los Angeles.

Baca juga: Presiden Trump Akhirnya Mau Pakai Masker, Matching dan Berlogo

Bandana sejak lama telah dipakai untuk melindungi wajah dari debu atau asap. Ukurannya juga lebar dan motifnya bergam. Namun dalam konteks menekan penyebaran virus corona, apakah bandana yang trendi sama efektifnya dengan masker wajah?

Aktor Johnny DeppNYPost Aktor Johnny Depp

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids, bandana tidak menawarkan perlindungan sebaik masker wajah.

Para peneliti menguji berbagai jenis pelindung wajah dengan seberapa jauh tetesan dari batuk dapat menyebar. Tanpa pelindung wajah, tetesan bisa menyebar sejauh 2,4 meter.

Sementara, pada masker wajah paling efektif yang terbuat dari kapas yang dirajut rapat menjadi kain, tetesan itu hanya menyebar sejauh 6,3 sentimeter.

Bandana termasuk sebagai pelindung wajah yang paling tidak efektif, dengan tetesan dari batuk yang menyebar hingga 90 sentimeter.

Mengenakan bandana memang dapat membuat kita terlihat seperti seorang rock star, namun sekarang bukan saatnya mengorbankan keselamatan demi gaya.

Amerika Serikat merupakan negara yang paling parah terdampak wabah korona dengan jumlah kasus infeksi mencapai 1,3 juta orang dan 80.000 orang tewas.

Baca juga: Virus Corona Tembus 10 Juta Kasus di Seluruh Dunia, Melonjak Tinggi di Amerika Latin



Sumber NYPost
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X