Kompas.com - 17/07/2020, 22:10 WIB
ilustrasi camilan  Shutterstockilustrasi camilan

KOMPAS.com - Apakah kamu melihat cokelat seakan memanggil-manggilmu sekitar jam 2 malam? Atau kantong keripik kentang yang mulai mencuri perhatianmu satu jam setelah makan malam?

Alasan kita menginginkan gula dan garam adalah sebagian karena faktor fisiologis, sebagian psikologis, dan sebagian karena lingkungan tempat kita tinggal.

“Tubuh manusia berfungsi seperti mobil - Kamu memasukkan bahan bakar ke dalam tangki, dan kemudian mengemudi. Jika tubuh tidak mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkan, maka akan muncul keinginan yang kuat terhadap makanan tertentu, ”jelas Anna Taylor, MS, RD, LD.

Baca juga: Awas, Konsumsi Makanan Manis Bisa Bikin Kita Makan Berlebihan

Lalu, jenis bahan bakar apa yang dibutuhkan tubuh? Asupan seimbang sepanjang hari, mulai dari karbohidrat tinggi serat, protein tanpa lemak, dan lemak sehat.

Sayangnya, ketiga faktor berikut ini dapat membuat kamu ngidam makanan tertentu yang cenderung tidak sehat:

1. Membuat tubuh kelaparan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah kamu merasa puas dengan minum kopi untuk sarapan dan salad untuk makan siang?

"Jika kamu melakukannya, sungguh kamu hanya menyiapkan diri untuk gagal membatasi makan di sore dan malam hari," kata Ms. Taylor.

"Jika kamu pergi terlalu lama tanpa makan, tubuh akan mendambakan bahan bakar tercepat yang bisa dipikirkannya - makanan olahan dan gula sederhana."

Dan jika kamu memenuhi keinginan tersebut, kemudian menjejalkannya ke tubuh di sore hari, berarti kalori akan disimpan sebagai lemak.

“Selain itu, melewatkan waktu makan akan membuatnya mengarah pada rasa lapar yang signifikan, yang kemudian akan membuatmu menginginkan sesuatu yang manis atau asin untuk dimakan,” kata Kate Patton, MEd, RD, CSSD, LD.

Namun, menghindari semua makanan dengan gula atau garam - juga bisa menjadi bumerang.

"Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa menghilangkan makanan manis dan asin akan membuat tubuh tidak terlalu menginginkannya," kata Ms. Patton.

“Tetapi pada akhirnya, kebanyakan orang cenderung menyerah dan melanjutkan makan makanan yang mereka batasi. Itu juga seringkali justru mengarah pada makan berlebihan.”

Baca juga: Makanan Asin Berdampak Buruk untuk Tulang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.