Kompas.com - 18/07/2020, 10:39 WIB
Bersepeda jadi tren yang kembali mengemuka di fase new normal Dok. ShutterstockBersepeda jadi tren yang kembali mengemuka di fase new normal

Tanda perlu beristirahat

Sayangnya, banyak orang yang kerap memaksakan diri saat berolahraga karena ingin mencapai target tertentu, misalnya target jarak dan kecepatan.

Ketika seseorang memaksakan diri untuk mencapai target, sering kali mereka juga mengabaikan tanda-tanda yang diberikan tubuh untuk beristirahat.

Baca juga: Berbahayakah Nyeri Lutut Ketika Bersepeda?

"Misalnya jarak, karena belum sampai, 'Ah, sedikit lagi', 'Masih kuat'. Pada saat ada isyarat dari tubuh yang tidak biasa, itu adalah tanda-tanda kita harus berhenti," ungkap Michael.

Beberapa tanda yang mungkin muncul ketika seseorang berolahraga terlalu berat dan memerlukan istirahat, antara lain:

- Berkunang-kunang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Keringat dingin

- Sakit kepala

- Sesak napas

- Berdebar-debar lebih daripada yang biasa

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.