Kompas.com - 19/07/2020, 17:46 WIB

Ini bukan hanya tentang angka pada timbangan tetapi apa yang ada di membangun tubuhmu, yang salah satunya juga membutuhkan lemak, itu yang terpenting.

3. Bisakah kita menurunkan berat badan saat pandemi?

Penurunan berat badan terjadi ketika kamu berada dalam defisit kalori. Memahami keseimbangan energi untuk tubuh kita sendiri (atau total pengeluaran energi harian) adalah kunci untuk mengetahui titik kamu akan memulai mengatur asupan.

Singkatnya, menurunkan berat badan bisa sesederhana makan lebih sedikit dari yang dibakar tubuh untuk aktivitas sehari-hari.

Bergerak lebih banyak dan makan lebih sedikit, dan kamu kemungkinan akan mengalami defisit kalori, karena itu kamu bisa kehilangan lemak dan hal ini bisa dilakukan di masa pandemi.

Baca juga: Bersepeda dalam Kondisi Perut Kosong, Efektif Turunkan Berat Badan?

4. Bagaimana cara agar tetap fokus pada tujuan penurunan berat badan selama 6 minggu penuh?

Sebelum memulai rencana kebugaran atau makanan apa pun, kenali alasanmu melakukannya.

"Hal ini adalah bahan ajaib untuk membantu kita mampu melalui saat-saat ketika tergoda untuk menyerah," kata Dr Jen Nash, psikolog klinis Healthspan.

Apa alasan terbesarmu memutuskan untuk memulai diet enam minggu ini? Apakah ini kamu lakukan untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, seperti kondisi kesehatan yang semakin buruk, atau untuk meningkatkan rasa percaya diri untuk suatu acara?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.