Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sulit Bangun Pagi? Lakukan Ritual Ini Agar Tak Sering Kesiangan

Kompas.com - 20/07/2020, 13:48 WIB
Nabilla Tashandra,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Sumber Vogue

KOMPAS.com - Banyak orang yang tidak terbiasa bangun dan beraktivitas di pagi hari. Ketika di hari-hari tertentu mereka bangun pagi, rasanya kepala sangat berat serta tubuh terasa lemas dan lelah.

Apakah Anda juga sering mengalaminya? Jika tidak, Anda mungkin memang bukan seorang "morning person" atau manusia pagi, istilah yang diberikan untuk seseorang yang terbiasa beraktivitas dengan semangat di pagi hari.

Bisa jadi Anda adalah seorang "night owl", atau biasa beraktivitas di malam hari dengan produktif dan tidur larut.

Menurut para ilmuwan, ada 10 persen dari kita yang tergolong night owl. Mereka secara alami biasa bangun lebih siang.

Ketika alarm berbunyi pukul 07.00, misalnya, tubuh mereka masih memproduksi hormon tidur melatonin karena oada waktu tersebut secara siklus biologis masih merupakan jam tidur mereka.

Baca juga: Mana yang Lebih Baik: Alarm Bangun Tidur yang Lembut Atau Agresif?

Sementara 10 persen adalah orang-orang yang masuk kelompok morning person, 80 persen lainnya ada di antara keduanya.

Beberapa dari kita mungkin sebelumnya terbiasa bangun dan beraktivitas di pagi hari, namun jadwal berubah setelah memasuki masa pandemi.

Jika Anda mulai merasa perlu kembali menjadi manusia pagi, mulailah disiplin menerapkan ritual-ritual berikut agar mendapatkan suntikan semangat di pagi hari.

1. Membangun rutinitas tidur

Kita akan bangun dengan segar jika cukup tidur. Sayangnya, kebanyakan dari kita hanya memiliki waktu tidur sekitar 5-7 jam. Padahal, tidur cukup bisa mengistirahatkan pikiran, membersihkan racun dari otak selama kita tidur dan mengistirahatkan tubuh untuk hari berikutnya.

Cobalah mulai dengan membangun rutinitas tidur. Misalnya, setengah jam sebelum tidur cobalah berpikir tentang "waktu tidur".

Ilustrasi deep sleep, tidur nyenyak, tidur.Shutterstock Ilustrasi deep sleep, tidur nyenyak, tidur.

Lakukan hal-hal yang bisa membuat tubuh rileks dan mengantuk. Misalnya mandi air hangat atau memetikan ponsel setidaknya satu jam sebelum tidur agar otak tidak selalu aktif.

Selain itu, jangan makan terlalu larut karena tubuh tidak bisa mencerna makanan dalam perut yang terlalu penuh secara efisien dan sulit rileks untuk tidur.

Baca juga: Ingin Tidur Nyenyak? Carilah Pasangan

2. Hindari tombol "snooze"

Hindari menekan tombol "snooze" atau "tunda" alarm di pagi hari. Tidur selama beberapa saat di antara dua alarm disebut tidur-mikro (micro-sleep), yang akan membuat waktu tidur menjadi terpecah dan membuat kita merasa lemas setelahnya.

Halaman:
Sumber Vogue
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com