Apa Tak Lelah Marah-marah Terus ke Anak?

Kompas.com - 20/07/2020, 17:39 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Dalam pola asuh ini, orangtua mendisiplinkan anak dengan memberikan konsekuensi, bukan hanya menghukum.

“Misalnya anak menumpahkan air, konsekuensinya disuruh melap dong, bukan dibentak-bentak,” katanya mencontohkan.

Mendengar dan berkomunikasi

Ditambahkan oleh dokter spesialis anak Vinia Rusli, dalam DIR floor time, intinya adalah mendengarkan anak. Pendekatan ini juga sangat penting untuk anak yang mulai masuk usia praremaja.

“Dengarkan apa yang mau dia bicarakan, pikirkan dan inginkan. Seringkali orangtua memberi label anaknya bandel dan ngeyel jika mereka tidak sesuai keinginan orangtua,” kata Vinia dalam acara yang sama.

Ia mengatakan, makin besar usia anak, mereka akan memiliki kemauan sendiri.

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Anak Remaja yang Keras Kepala

“Dengarkan dulu kemuannya. Kalau yang dia mau tidak sesuai atau negatif, jangan langsung dimarahi, tanya dulu kenapa mau itu. Bicarakan dengan nada yang netral. Dari situ baru diarahkan. Kalau ia ingin melakukan hal yang positif, walau tak sesuai mau orangtua, coba beri kesempatan,” sarannya.

Jika orangtua hanya menghukum tanpa membuang ruang dialog, anak jadi tidak tahu letak kesalahannya atau malah jadi kesal karena kemarahan orangtuanya.

Menurut Nadia, dalam pendekatan DIR floor time, bukan berarti anak tidak mendapat konsekuensi dari perilakunya, tapi bukan dengan cara dimarah-marahi.

“Lagi pula, bukankah melelahkan juga bagi orangtua kalau marah-marah terus,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X