Selain Model, Perhatikan Dua Hal Ini Saat Memilih Sepatu untuk Anak

Kompas.com - 20/07/2020, 23:48 WIB
Anak memakai sepatu. SHUTTERSTOCKAnak memakai sepatu.

KOMPAS,com - Anak-anak sekolah telah memulai tahun ajaran baru. Meski kini kegiatan belajar dan mengajar masih harus dilakukan di rumah karena pandemi Covid-19 belum berakhir, berbagai perlengkapan belajar tetap harus disiapkan, termasuk sepatu sekolah.

Selain untuk mendorong anak-anak semakin semangat belajar, juga untuk melengkapi kebutuhan anak. Pasalnya, aktivitas belajar tak selalu dilakukan di dalam ruangan, tapi juga luar ruangan, seperti olahraga.

Di mana saat berolahraga, anak-anak membutuhkan sepatu yang nyaman sekaligus dapat menopang beban ataupun hentakan ketika berolahraga, untuk mengurangi risiko cedera.

Baca juga: Pertimbangan Beli Sepatu Anak, Mode atau Kenyamanan?

Wilio - sebagai gerai sepatu multi brand anak pertama di Indonesia – telah menyiapkan berbagai koleksi sepatu anak untuk berolahraga, di antaranya Nike Air Max 97 (GS), Lebron XVII (GS), Nike Air Max 720 20 (GS), Nike Air Max 270 (GS), Nike Air Max 270 Extreme (GS), Adidas Runfalcon C dan Adidas Fortarun K.

Sepatu anak, Nike Airmax 270 Extreme.dok. Wilio Sepatu anak, Nike Airmax 270 Extreme.

Nike dan Adidas sejauh ini memang dikenal sebagai merek sepatu yang nyaman untuk anak, namun tetap mengedepankan gaya yang keren.

Kabar baiknya, semua sepatu tersebut berwarna hitam, sehingga tetap bisa dipakai saat nanti kembali bersekolah.

Menurut Benjamin Handradjasa, Senior Vice President Wilio, sepatu merupakan kebutuhan utama yang harus dimiliki anak untuk melindungi kaki dan mendukung kegiatan aktifnya setiap hari.

“Penting untuk memilih sepatu yang aman untuk menghindari cedera dan membuat anak nyaman dalam bergerak,” kata Benjamin dalam siaran pers yang diterima Kompas Lifestyle.

Adidas Fortarun K.dok. Wilio Adidas Fortarun K.

Selain model sepatu, ada dua hal yang harus diperhatikan saat memilih sepatu untuk anak, agar nyaman dipakai:

1. Ukur kaki 6 bulan sekali

Ukuran kaki dan tinggi anak sangat cepat berubah, khususnya pada usia 7-14 tahun saat mereka sudah mulai aktif dengan aktivitas di luar dan di sekolah. Maka idealnya, untuk memastikan kenyamanan anak, kaki anak sebaiknya diukur setiap enam bulan sekali.

2. Beli sepatu di sore hari

Usahakan untuk membeli sepatu pada sore hari, dimana kaki anak berada pada ukuran maksimal. Jika membeli sepatu di pagi hari, besar kemungkinan sepatu akan terasa lebih sempit ketika dipakai sepanjang hari.

Baca juga: Nike Buka Bisnis Langganan Sepatu Anak, Rp 285 Ribu Setahun

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X