Kompas.com - 23/07/2020, 21:48 WIB

2. Berkaitan dengan Covid-19

MIS-C diperkirakan sebagai hasil dari respons sistem kekebalan tubuh terkait virus, terjadi setidaknya dua hingga tiga minggu setelah puncak infeksi Covid-19.

Sebagian besar anak yang terinfeksi virus corona tampak tidak menunjukkan gejala atau gejalanya sangat ringan.

Di Eropa dan Inggris, para pakar medis mulai melihat anak-anak dengan sindrom inflamasi multisistem biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda Covid-19 dan mendapat hasil negatif dari tes virus dan antibodi.

Namun, sindrom inflamasi multisistem pada anak terlihat setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di daerah tempat mereka tinggal.

Di AS, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah memasukkan kebutuhan tes Covid-19 positif atau tes antibodi positif untuk mendiagnosis MIS-C atau sindrom inflamasi multisistem.

Meski demikian, ada sebagian anak yang diduga memiliki sindrom tersebut, namun tidak dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Penelitian terhadap sindrom inflamasi multisistem masih berlangsung, dan pakar medis mencoba memahami dan mempelajari lebih lanjut tentang hal itu.

Baca juga: Membedakan Gejala Infeksi Covid-19 dan Alergi pada Anak

3. Penanganan anak dengan sindrom inflamasi multisistem

Sindrom ini tetap merupakan fenomena langka dan belum ada pengobatan standar yang ditetapkan, namun layanan penyedia kesehatan bekerja keras dan berkolaborasi dalam riset dan data.

Sebagian besar anak yang datang ke rumah sakit karena sindrom inflamasi multisistem dirawat di unit perawatan intensif.

Perawatan yang diberikan bisa meliputi steroid, oksigen, aspirin dosis tinggi dan terapi imunoglobulin intravena (terapi untuk membantu pasien yang memiliki imunitas atau kekebalan tubuh rendah).

Jika orangtua mencurigai anak sakit atau mengalami gejala sindrom inflamasi multisistem, segera hubungi dokter.

Demi membantu melindungi anak dari sindrom ini, ikuti anjuran kesehatan untuk mencegah infeksi Covid 19 dengan memakai masker wajah, jarak sosial, hindari menyentuh wajah dan mencuci tangan.

Baca juga: Perhatikan, 3 Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Anak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.