Kim Kardashian Buka Suara soal Kondisi Kesehatan Mental Kanye West

Kompas.com - 24/07/2020, 10:24 WIB
Kanye West dan Kim Kardashian West. Dimitrios KambourisKanye West dan Kim Kardashian West.

KOMPAS.com - Kim Kardashian merilis pernyataan tentang kesehatan mental suami Kanye West melalui akun Instagram miliknya.

Pesan itu diungkap setelah perilaku Kanye tidak menentu selama berminggu-minggu. Hal ini terjadi di tengah kontroversi pencalonan dirinya sebagai Presiden Amerika dan menjelang perilisan album terbarunya mendatang.

Banyak yang berspekulasi bahwa ia sedang menjalani episode mania karena diagnosis gangguan bipolarnya.

Baca juga: Mengenal Gangguan Bipolar yang Dialami Kanye West

Dalam beberapa hari terakhir, Kanye memilih tinggal di properti Cody-nya, Wyoming dan membuat Tweet secara konsisten untuk istri dan ibu mertuanya, Kris Jenner, atas upaya mereka untuk membuat para profesional kesehatan mental turun tangan.

Tweet Kanye pun sangat random seperti mengunggah gambar font untuk kemitraan brand miliknya, Yezzy bersama Gap atau hasil tangkap layar daftar lagu album Donda miliknya. Namun tiba-tiba Tweet itu dihapus.

Kemudian Kanye juga mengungkapkan di Twitter bahwa sang istri, Kim Kadharsian telah berselingkuh dengan Meek Mill.S dan menyebut ibu mertuanya dengan panggilan Kris Jong Un.

Kanye mengungkapkan bahwa Kim Kadharsian memaksanya menjalani perawatan medis untuk kesehatan mentalnya. Sementara Kim justru mengungkap, bahwa keluarga kerap tak berdaya mengatasi masalah mental Kanye.

Kanye juga kembali mengoceh di Twitter, yang sekarang sudah dihapus terkait perseteruannya dengan Drake dan Lil Baby, yang dilaporkan menolak untuk berkolaborasi dengannya. Di sela semua ini, Dave Chappelle mengunjungi Kanye untuk memeriksanya.

Baca juga: Kanye West Nyapres, Ini Reaksi Kim Kardashian

Kim merinci betapa rumitnya hidup dan mencintai seseorang dengan gangguan kesehatan mental seperti diagnosis Bipolar pada Kanye, tetapi hal ini justru membutuhkan kesabaran dan pengertian dari Kim.

"Orang-orang yang tidak sadar atau jauh dari pengalaman ini bisa menghakimi dan tidak mengerti bahwa individu itu sendiri harus terlibat dalam proses mendapatkan bantuan, tidak peduli seberapa keras keluarga dan teman-temannya berusaha," katanya.

Halaman:


Sumber Hypebeast
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X