Kompas.com - 24/07/2020, 21:37 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Memakai rash guard memberi perlindungan lebih

Saat berenang, rash guard atau baju renang yang terbuat dari spandex dan nilon atau poliester sebenarnya lebih efektif memberi perlindungan dibandingkan tabir surya, karena krim dan tabir surya dalam bentuk krim atau spray gampang memudar.

Tetapi pastikan baju renang tersebut benar-benar melindungi, tidak sekadar kedap air.

Dr. Bender merekomendasikan untuk mencari rash guard yang berlabel UPF (ultraviolet protection factor) 50.

Apabila baju renang rash guard memiliki label tersebut, kita tidak perlu menerapkan tabir surya kepada anak, kata dia.

Kulit bayi sangat sensitif terhadap sinar matahari, dan direkomendasikan mengoleskan tabir surya saat bayi telah menginjak usia enam bulan.

"Jika tidak ada cara lain untuk melindungi bayi sebelum ia berusia enam bulan, maka kita dapat mengoleskan tabir surya di area tubuh tertentu sang buah hati," kata Dr. Bender.

Dr. Bender merekomendasikan agar mengajak anak kecil dan balita untuk menggosokkan tabir surya di lengan mereka, sementara orangtua mengoleskan bagian tubuh lainnya.

"Ini memungkinkan mereka berpartisipasi, dan mengurangi penolakan memakai tabir surya," kata Dr. Bender.

Baca juga: Benarkah Berkulit Gelap Tak Butuh Tabir Surya?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X