Normalnya Berapa Banyak Kenaikan Berat Badan Selama Kehamilan?

Kompas.com - 25/07/2020, 21:14 WIB
ilustrasi hamil shutterstockilustrasi hamil

 

Bagaimana mengurangi risiko?

Tidak apa-apa menurunkan berat badan saat hamil, jika berat badan kehamilan sudah emlewati batas sehat.

Para peneliti telah menemukan, bahwa ibu yang kelebihan berat badan dan menurunkan berat badan sebelum kehamilan kedua dapat mengurangi risiko diabetes gestasional.

Jika Anda berencana untuk hamil, ada baiknya Anda mulai mengelola BMI kurang dari 25. Jika tidak memungkinkan, setidaknya usahakan lebih rendah dari 30, demi menurunkan risiko diabetes gestasional selama kehamilan nanti.

Baca juga: Mengenal Gejala dan Jenis Diabetes

4 Langkah Menjaga Kehamilan yang Sehat

1. Tetap berolahraga

Salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi risiko diabetes gestasional selama kehamilan, adalah dengan memasukkan aktivitas fisik secara teratur ke dalam rutinitas sehari-hari.

Ini dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi resistensi insulin. Terutama jika Anda menderita diabetes gestasional selama kehamilan sebelumnya.

2. Perhatikan asupan makanan

Secara teknis Anda tidak "makan untuk dua orang." Anda hanya membutuhkan sekitar 300 kalori ekstra per hari.

Ini sama dengan 2 cangkir susu rendah lemak, satu apel dan dua sendok makan selai kacang atau, roti gandum utuh dan seperempat cangkir kacang-kacangan.

Setelah bayi lahir, Anda baru akan membutuhkan sekitar 500 kalori tambahan jika menyusui.

3. Jangan terburu-buru mengembalikan berat badan seperti saat sebelum hamil

Sulit untuk bersabar, tetapi bersikaplah santai dengan diri sendiri terkait penurunan berat badan Anda setelah kehamilan.

Tubuh Anda mengalami banyak perubahan selama kehamilan yang membutuhkan waktu untuk kembali seperti semula.

Kemungkinan itu memerlukan waktu hingga satu tahun. Anda dapat mulai berolahraga pada enam minggu pascapersalinan dengan tujuan menurunkan setengah sampai satu kilogram setiap minggu.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang berat badan sebelum, selama atau setelah kehamilan, bicarakan dengan dokter. Bersama-sama, Anda dan dokter dapat membuat rencana diet dan olahraga yang sehat.

Baca juga: Olahraga di Masa Kehamilan Tak Cuma Bermanfaat bagi Ibu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X