Seefektif Apa Puasa Intermiten Turunkan Berat Badan?

Kompas.com - 01/08/2020, 17:00 WIB
Ilustrasi diet keto dan puasa shutterstockIlustrasi diet keto dan puasa

Jika mereka yang melakukan tidak cukup disiplin, berat badan akan kembali naik dengan cepat.

Baca juga: Mengenal 6 Metode Populer Intermittent Fasting yang Sedang Ngetren

Jika kamu ingin mencobanya

Puasa intermiten aman dilakukan selama kamu mengonsumsi makanan bergizi dan tidak berpantang kelompok makanan apa pun, kata Louis.

Ia menyarankan diet ini diterapkan untuk menurunkan berat badan di tahap awal. Sementara diet yang lebih berkelanjutan dan terkontrol dapat diterapkan dalam jangka panjang untuk pemeliharaan.

Jika berpuasa selama 16 jam sehari terdengar terlalu berat, kamu dapat mencoba versi yang lebih ringan dengan mempertahankan puasa hingga 12 jam sehari sambil makan makanan biasa dalam 12 jam lainnya.

Terlepas dari bagaimana kamu menjalani puasa intermiten, pastikan untuk tetap memasukkan produk susu rendah lemak, buah-buahan segar dan banyak air ke dalam menu makanan sehari-hari.

Dan ketika ragu, berkonsultasilah dengan ahli gizi untuk memastikan apakah kamu mendapatkan keseimbangan nutrisi yang tepat.

Baca juga: Bagaimana Diet Sehat untuk Mencegah Kerusakan Jantung?

Halaman:


Sumber asiaone
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X