Ketimbang Gula, Madu Lebih Baik untuk Anak-anak, Benarkah?

Kompas.com - 02/08/2020, 21:04 WIB
Ilustrasi madu Dok.ShutterstockIlustrasi madu

 

Efek samping madu

Meski memang memiliki berbagai manfaat, madu mengandung lebih banyak kalori daripada gula biasa.

Nilai indeks glikemiknya memang lebih rendah, tapi madu tetap akan mempengaruhi gula darah, sehingga tidak akan terlalu berbeda dengan gula biasa, terutama untuk anak-anak dengan diabetes.

Selain itu, yang perlu diwaspadai, madu juga bisa berbahaya bagi anak di bawah setahun, karena mengandung spora bakteri yang dapat menyebabkan botulisme pada bayi – penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan mengakibatkan produksi racun di dalam tubuh.

Jika orangtua berencana beralih dari konsumsi gula ke madu, Anda harus memilih varietas madu murni yang mengandung lebih banyak enzim dan vitamin, dan pastikan untuk mengawasi asupan pada anak.

Baca juga: 5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X