Kompas.com - 03/08/2020, 10:44 WIB

 

Cara mengelola stres dan tetap sehat

Menurut Cutler, stres berkepanjangan dapat berkaitan dengan banyak komplikasi kesehatan, seperti sistem kekebalan yang melemah dan peningkatan risiko penyakit jantung, sehingga semakin baik kita mampu mengelola stres, semakin baik kesehatan seluruh tubuh.

"Secara umum, orang-orang yang mampu mengatasi stres dengan lebih baik adalah mereka yang tetap fokus pada apa yang sedang terjadi saat ini, ketimbang mereka yang memikirkan apa yang terjadi di masa lalu yang membuat segala sesuatunya berbeda, atau apa konsekuensinya di masa depan,” kata Cutler.

Baca juga: Turunkan Stres, 5 Makanan Berikut Bantu Mood Tetap Terjaga

Tiga cara yang terbukti ampuh untuk mengurangi stres:

1. Olahraga rutin

Penelitian telah menunjukkan, aktivitas fisik dapat meningkatkan suasana hati, meredakan ketegangan, dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi.

Hanya 30 menit olahraga intensitas rendah hingga sedang setiap hari, seperti berjalan, dapat menstabilkan suasana hati dan meningkatkan kualitas tidur - belum lagi manfaat tambahan untuk kesehatan fisik, terutama dalam mencegah atau mengelola penyakit kardiovaskular.

2. Meditasi

Menurut Pusat Nasional untuk Kesehatan Pelengkap dan Integratif, meditasi dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi, dan juga dapat membantu meringankan beberapa efek fisik dari stres seperti sakit kepala dan sulit tidur.

Ada banyak jenis meditasi, tetapi meluangkan beberapa menit setiap hari untuk fokus pada napas, bisa menjadi langkah awal yang baik.

"Apa pun yang menempatkan kita dalam keadaan sadar untuk hanya menerima apa yang sedang terjadi, mengikhlaskan segala sesuatu yang di luar kendali, melepaskan harapan, dan hanya berada di masa sekarang," kata Cutler.

3. Mencari bantuan profesional

Bekerja dengan psikolog atau terapis dapat membantu mengembangkan strategi relaksasi atau pernapasan, jika memang tidak dapat mengelola stres sendiri.

Bicara dengan konselor berlisensi dapat mengurangi gejala kecemasan dan berkontribusi pada perbaikan kesehatan jangka panjang, demikian menurut tinjauan studi penelitian oleh American Psychological Association.

"Seorang psikolog atau terapis yang terlatih secara profesional dapat membantu membimbing Anda melalui proses ini," kata Cutler.

Baca juga: 7 Teknik Latihan Pernapasan Pereda Stres, Mau Coba?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.