Kompas.com - 04/08/2020, 15:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com— Tidak semua pasien Covid-19 harus menjalani perawatan di rumah sakit. Pasien yang gejalanya ringan atau tidak bergejala boleh melakukan isolasi mandiri di rumah.

Selain isolasi, untuk mereka yang pernah kontak dekat degan penderita yang sudah dinyatakan positif, juga harus menjalani karantina mandiri di rumah.

Isolasi mandiri dapat dilakukan untuk memberikan ruang di rumah sakit bagi para penderita berat yang membutuhkan pertolongan medis.

Menurut dr. Pompini Agustina Sp.P(K), isolasi mandiri di rumah sangat aman dilakukan asalkan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berikut adalah tips melakukan isolasi mandiri yang aman di rumah jika ada anggota keluarga yang terinfeksi Covid-19:

1. Terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker untuk penderita dan keluarga serumah, termasuk mencuci tangan berkala dan menjaga jarak antar anggota keluarga. Untuk pasien, gunakan masker medis.

2. Tempatkan pasien di ruangan atau kamar tersendiri yang memiliki ventilasi yang baik, yakni, ruangan yang memiliki jendela dan pintu yang terbuka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Batasi pergerakan orang yang terinfeksi yakni dengan melakukan aktivitas dalam ruangan atau kamar tersendiri.

4. Minimalkan berbagi ruangan yang sama seperti kamar mandi dan dapur. Bila harus menggunakan, usahakan jangan bersamaan, dan pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik.

5. Anggota keluarga lain tidur di kamar berbeda dan jika tidak memungkinkan, maka jaga jarak minimal satu meter dari pasien dan tidur di kasur yang berbeda dengan pasien.

Baca juga: Kasus Tanpa Gejala Banyak Ditemukan di Klaster Baru Corona

Pasien orang tanpa gejala (OTG) dan pasien reaktif hasil rapid test Covid-19 melakukan senam pagi bersama relawan dan tenaga medis di Rumah Singgah Karantina Covid-19, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Rumah Singgah Karantina Covid-19 ini merawat 33 pasien OTG Covid-19  dan 12 orang reaktif hasil rapid test.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pasien orang tanpa gejala (OTG) dan pasien reaktif hasil rapid test Covid-19 melakukan senam pagi bersama relawan dan tenaga medis di Rumah Singgah Karantina Covid-19, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Rumah Singgah Karantina Covid-19 ini merawat 33 pasien OTG Covid-19 dan 12 orang reaktif hasil rapid test.

Perawatan pasien

Untuk perawatan pasien, Pompini juga mengungkapkan bagaimana cara merawat pasien yang baik dan aman.

1. Batasi jumlah orang yang merawat pasien

Idealnya satu orang yang benar-benar sehat tanpa memilki gangguan kesehatan lain atau gangguan kekebalan.

2. Pengunjung atau penjenguk tidak diizinkan sampai pasien benar-benar sehat dan hasil tes negatif.

3. Lakukan cuci tangan segera setiap ada kontak dengan pasien atau lingkungan pasien.

Cucilah tangan sebelum dan setelah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah dari kamar mandi dan kapanpun tangan kelihatan kotor.

Jika tangan tidak tampak kotor, dapat menggunakan handsinitizer dan untuk tangan yang kelihatan kotor bisa menggunakan air dan sabun.

Jika mencuci tangan, lakukan protokol pencucian tangan dengan baik dan segeran keringkan dengan handuk kertas sekali pakai, atau menggunakan handuk bersih. Segera ganti jika sudah basah.

Baca juga: Keajaiban Cuci Tangan, Bisa Cegah Penyakit Termasuk Covid-19

4. Penggunaan masker

Buang masker dengan cara yang benar, jangan sentuh bagian depan, mulai dari bagian belakang dengan memegang tali masker. Buang masker bedah dengan segera dan langsung cuci tangan.

Gunakan sarung tangan dan masker bedah jika harus membersihkan perawatan mulut atau saluran napas dan ketika kontak dengan darah atau tinja, urine atau cairan tubuh lainnya seperti ludah, dahak, muntah dan lain-lain. Segera cuci tangan sebelum dan sesudah membuang sarung tangan dan masker.

5. Pisahkan dan bersihkan barang yang terkontaminasi

Sarung tangan, masker dan bahan-bahan sisa lain selama perawatan harus dibuang di tempat sampah dalam ruangan pasien yang kemudian ditutup rapat, sebelum dibuang sebagai kotoran infeksius.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X