Nasihat Ahli untuk Para Jomblo Menghadapi Kesepian di Masa Pandemi

Kompas.com - 04/08/2020, 23:42 WIB
Ilustrasi wanita jomblo SHUTTERSTOCKIlustrasi wanita jomblo

KOMPAS.com - Status lajang atau jomblo memang terkadang menyulitkan, terutama selama pandemi virus corona, dimana kamu diminta untuk lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.

Dan ketika kamu terkurung di rumah selama ini, kesepian tentu akan semakin terasa.

Apalagi, jika teman-temanmu sibuk bersama pasangan atau keluarga kecilnya.

Tetapi sebelum kamu putus asa dan mencari pasangan tanpa perhitungan di aplikasi dating , sebaiknya pahami dulu beberapa nasihat ahli berikut ini:

1. Kamu sudah hidup mandiri begitu lama, jadi kamu akan baik-baik saja jika harus menyendiri untuk waktu yang lebih lama

Jika ada satu hal yang dapat diajarkan oleh kita sendiri, itu adalah kemandirian.

Mungkin memang stigma makan sendirian di ruang publik masih mempengaruhi banyak orang.

Namun kebanyakan wanita lajang di luar sana, tidak masalah dengan makan sendirian.

Dan kamu juga cenderung menetapkan tujuan dan rencanamu sendiri, ketimbang teman-temanmu yang harus meminta pendapat pasangannya.

"Para jomblo akan menyadari selama pandemi, bahwa sebenarnya mereka lebih mandiri daripada yang mereka pikirkan," kata seorang penasihat senior dari InContact Counseling & Training.

Di sisi lain, mereka yang telah hidup sendiri selama pandemi juga menghargai waktu tambahan yang mereka miliki untuk diri mereka sendiri.

Baca juga: Jangan Sedih, Jadi Jomblo Justru Tingkatkan Rasa Percaya Diri

2. Jangan hanya fokus mencari hubungan romantis

“Mereka yang masih lajang memutuskan untuk bertemu orang lain secara online dan menjalin hubungan,” kata seorang penasihat senior dari InContact Counseling & Training.

"Ini mungkin bisa berhasil untuk bagian awal dari hubungan mereka, tetapi mereka perlu menyadari bahwa elemen-elemen lain, seperti melibatkan panca indera, diperlukan agar hubungan tersebut berkembang lebih jauh,” imbuhnya.

Dan sekarang kamu memiliki waktu luang tambahan, berhubungan kembali dengan teman lama (mantan kolega dan teman lama) bisa menjadi cara yang bagus untuk menjaga kesehatan mental.

Mengenang bagaimana tantangan masa lalu diatasi, dapat menghasilkan perspektif baru dari keberhasilan masa lalu untuk lebih memperkuat ketahanan dan kepercayaan diri seseorang.

3. Jangan lupa untuk meminta bantuan saat membutuhkannya

Menjadi lajang atau jomblo bukan berarti kamu harus sendirian. Saat kamu mulai merasa kesulitan menghadapi tantangan, kamu tidak perlu ragu untuk meminta bantuan.

InContact Counseling & Training menyarankan, jika kamu mengalami efek trauma atau perubahan seperti kehilangan pekerjaan atau kepergian orang terkasih, kamu bisa menemukan kelompok pendukung untuk membantumu melewati masa-masa sulit.

Selain itu, disarankan untuk tak terburu-buru berkomitmen pada suatu hubungan hanya karena kamu ingin keluar dari masalah saat ini.

“Memang, perasaan tidak bisa bertemu dengan orang yang tepat selamanya mungkin telah meningkat selama pandemi,” kata salah satu penasihat senior dari InContact Counseling & Training.

"Tetapi jika kamu merasa cemas, kamu harus segera mencari bantuan profesional sebelum melakukan apa pun,” lanjutnya.

Baca juga: Ingat, Status Jomblo Bukan Berarti Tak Bisa Bahagia



Sumber CLEO
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X