Kompas.com - 06/08/2020, 16:45 WIB
Julia Roberts Fred Duval/FilmMagic VIA Metro.Co.UkJulia Roberts

KOMPAS.com – Cantik itu tidak melulu mengenai apa yang terlihat sejauh mata memandang.

Sebab, bagian tubuh yang tertutup juga harus dirawat demi tubuh yang bersih dan harum.

Salah satu bagian tubuh tersembunyi yang perlu perhatian khusus adalah area ketiak.

Selain bau, hal lain yang paling dihindari wanita adalah tumbuh bulu di sekitar ketiak.

Baca juga: Cara Mencukur Bulu Ketiak untuk Mengurangi Bau Badan

Sebab, rasanya kurang cantik, jika sampai terlihat ketiak kamu ditumbuhi rambut-rambut halus yang rimbun, bukan?

Cara paling umum yang dilakukan wanita untuk menghilangkan rambut ketiak adalah dengan waxing, mencukur, dan laser.

Lantas, sejak kapan sebenarnya kaum perempuan merasa bahwa rambut di area ketiak harus dihilangkan?

Seperti dikutip dari laman Metro, ternyata ketiak perempuan telah harus bebas dari rambut halus sejak setidaknya tahun 1915.

,REPRO BIDIK LAYAR VIA YOUTUBE Timeline News ,

Baca juga: Menegur Orang yang Bau Ketiak Tanpa Membuatnya Marah

Pada era tersebut, seperti dikutip dari Timeline News, sebuah iklan di majalah Harper’s Bazaar hadir menuliskan, busana tanpa lengan dan tarian modern bakal menjadi tren anyar.

Nah, untuk tampil trendi dan cantik, maka diperlukan penampilan ketiak yang bebas rambut halus dan kulit pun mesti mulus.

Usai penayangan iklan tersebut, mulailah bermunculan iklan komersial untuk produk pehilang rambut ketiak.

Lucunya, beberapa dekade setelah tren menghilangkan rambut ketiak, justru muncul tren untuk menumbuhkan rambut ketiak.

Aktris Julia Roberts, salah satu aktris wanita Hollywood, adalah sosok yang dikenal tidak pernah mencukur ketiak.

Baca juga: Model Cantik Emily Ratajkowski Berpose dengan Bulu Ketiak Lebat

Bahkan, Roberts berani menunjukkan ketiaknya yang lebat.

Tahun 2015, penyanyi Miley Cyrus aktif berkampanye untuk memotivasi wanita untuk membiarkan rambut ketiak mereka tumbuh alami.

Lalu, Cyrus juga memperkenalkan tren mewarnai rambut ketiak menjadi merah, ungu, dan biru.

Pada dasarnya, pesan yang tersirat adalah untuk mengajak setiap orang sadar, bahwa keberadaan rambut di tubuh -tak hanya di ketiak, tak harus dipengaruhi propaganda yang membuat kita merasa malu dengan kondisi alami tubuh. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.