Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/08/2020, 18:04 WIB
Glori K. Wadrianto

Editor

Sumber FOXNEWS

KOMPAS.com - Teh adalah minuman sehari-hari yang hampir selalu ada di setiap rumah tangga. 

Rasanya yang segar, penyuguhan yang sederhana, dan beragam manfaat di dalamnya menjadikan teh sebagai pilihan bagi banyak orang.

Kendati demikian, ternyata ada cara yang keliru dan sebaiknya tak dilakukan ketika menyiapkan teh.

Baca juga: Manfaat Lain Microwave Selain Menghangatkan Makanan

Kekeliruan itu terjadi jika kita memanaskan teh menggunakanmicrowave. Ya, untungnya di Indonesia ini bukanlah cara yang lazim untuk menyiapkan teh. 

Kendati demikian, ada baiknya kita memahami soal kekeliruan ini, bukan?

Disebutkan, memanaskan teh menggunakan microwave akan menyebabkan suhu yang tidak merata. 

Saat air dihangatkan di dalam ketel dengan menggunakan kompor, proses yang disebut konveksi terjadi.

Konveksi berarti air di bagian bawah wadah menjadi hangat dan mulai bergerak ke atas, sehingga air yang lebih dingin bergerak ke bawah menuju kehangatan dan kemudian ikut memanas.

Baca juga: Teh Panas Campur Lemon Bisa Bunuh Virus Corona, Hoaks atau Fakta?

Kondisi ini membuat air menjadi panas merata dan bisa menghasilkan racikan teh yang memuaskan. 

Para peneliti di University of Electronic Science & Technology of China menemukan, cairan di dekat bagian atas wadah microwave menjadi jauh lebih panas, daripada di bagian bawah.

Lalu, seluruh gelas juga memanas, bukan hanya bagian bawahnya saja.

Kemudian, teh menjadi terlalu panas untuk diminum pada awalnya, dan kemudian mungkin menjadi lebih dingin saat mencapai dasar.

Namun, para peneliti dari sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal peer-review AIP Advances minggu ini menemukan, mungkin ada cara untuk membuat teh di microwave - tapi itu sulit.

Cara tersebut adalah dengan menggunakan pelapis logam khusus di pinggiran wadah, untuk melindungi air. Tapi, jangan coba-coba memasukkan logam ke dalam microwave di rumah.

Baca juga: Kebiasaan Minum Teh Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan

Dalam penelitian ini, para peneliti mampu memblokir air di bagian atas gelas dari pemanasan, hingga memungkinkan terjadinya konveksi.

Halaman:
Sumber FOXNEWS
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com