Kompas.com - 06/08/2020, 18:38 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Pertumbuhan gigi anak adalah salah satu perkembangan anak yang paling ditunggu-tunggu oleh orangtua mana pun.

Tumbuh gigi pada umumnya dialami anak di usia enam bulan, namun ada pula anak yang gigi pertamanya tumbuh sebelum atau setelah usia tersebut.

Lalu, jika gigi anak telat tumbuh, perlukah orangtua khawatir?

Drg. Shirly Sungkar menjelaskan, pertumbuhan gigi pertama anak memang berbeda-beda.

Baca juga: Yuk, Cegah Stunting dengan Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Anak

Ia mengibaratkan momentum tumbuh gigi seperti pertumbuhan rambut, di mana ada orang yang memiliki rambut tebal dan ada yang memiliki rambut tipis.

Jika gigi anak tak kunjung tumbuh meski usianya sudah melewati enam bulan, orangtua tak perlu khawatir dulu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bisa jadi, mungkin selama ini orangtua kurang merangsang pertumbuhan gigi anak.

"Kita bisa rangsang. Bayi enam bulan biasanya sudah dikasih mainan yang digigit-gigit atau biskuit yang keras, itu untuk merangsang agar gigi bisa keluar."

Demikian diungkapkan Shirly dalam Instagram Live bersama @puskesmaskecamatancilandak, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: 4 Masalah Kesehatan Gigi yang Tak Boleh Diabaikan di Tengah Pandemi

Shirly menambahkan, alasan itu pula yang melatarbelakangi mengapa tekstur makanan anak terus berubah.

Dari yang sebelumnya halus, menjadi agak keras, dan kemudian beradaptasi untuk mengonsumsi makanan bertekstur keras.

Anak yang doyan mengemut makanan, menurut dia, juga akan mengalami pertumbuhan gigi yang cenderung terlambat.

Jika orangtua ada mengalami kondisi tersebut, cobalah terus merangsang pertumbuhan gigi anak.

Selain melalui pemberian makanan, merangsang pertumbuhan gigi juga bisa dilakukan dengan memijat gusi anak.

Lakukan ketika menyikat gigi bayi. Gunakan kain kasa lembut yang dililitkan ke jari telunjuk untuk menyikat rongga mulut bayi.

"Sikat giginya seperti massage saja, itu juga untuk merangsang (pertumbuhan gigi)," tutur Shirly.

Baca juga: Cegah Gigi Berlubang, Sikat Gigi Saja Tidak Cukup

Jika usia anak sudah lebih dari satu tahun dan giginya tak kunjung tumbuh, orangtua perlu mencari tahu penyebabnya.

Untuk memastikan, orangtua disarankan melakukan rontgen. Sebab bisa jadi anak mengalami kelainan benih gigi.

Namun, kata Shirly, kondisi itu sebetulnya jarang terjadi.

"Kalau sudah lebih dari setahun belum keluar giginya, perlu dilakukan rontgen ada enggak giginya."

"Kalau ada, tunggu saja giginya akan keluar sendiri. Coba terus rangsang," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.