Kompas.com - 07/08/2020, 23:33 WIB
Ilustrasi pasien mengalami rambut rontok karena Covid-19, infeksi virus corona. SHUTTERSTOCK/Nalada NagawasuttamaIlustrasi pasien mengalami rambut rontok karena Covid-19, infeksi virus corona.

4. Menata rambut dengan pemanas

Menggunakan alat pemanas untuk menata rambut seperti hair dryer, catok atau pengeriting rambut juga menjadi faktor rontoknya rambut.

Belum lagi tambahan bahan kimia yang biasa kita pakai agar tatanan rambut bisa bertahan lebih lama, yang bila digunakan dalam jangka panjang juga bisa memengaruhi kesehatan rambut.

"Panas sangat tinggi dari blow dryer dan sejenisnya dapat menyebabkan kerusakan," kata Dr. Houshmand.

Menarik rambut dengan alat penata rambut akan memberi tekanan pada folat, dan bisa menyebabkan rambut rontok.

Sebaliknya, cobalah mengeringkan rambut dan jangan pernah menggunakan alat panas pada rambut basah.

Baca juga: Sering Gunakan Topi Bikin Rambut Rontok dan Botak?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Baru saja melahirkan

Tubuh akan mengalami banyak perubahan selama kehamilan. Yang paling penting, kadar estrogen yang berubah, menyebabkan rambut tidak rontok selama sembilan bulan wanita mengandung.

Tetapi begitu melahirkan, ibu mulai kehilangan semua rambut yang seharusnya hilang selama kehamilan, menurut American Pregnancy Association.

Ditambah lagi, stres yang dialami oleh ibu baru yang dapat berkontribusi pada kerontokan rambut.

Sayangnya, tidak ada solusi cepat untuk jenis rambut rontok seperti ini. Kamu hanya perlu tahu bahwa pada akhirnya rambut akan tumbuh kembali.

Baca juga: Penjelasan Ilmiah Mengapa Rambut Rontok Setelah Melahirkan

6. Memiliki masalah tiroid

Tiroid bertanggung jawab untuk membantu mengatur fungsi tubuh yang penting seperti siklus menstruasi, detak jantung, dan suhu tubuh.

Masalah dengan kelenjar vital ini dapat memengaruhi banyak aspek kesehatan, termasuk rambut, menurut Dr. Houshmand.

Jika kamu mengalami kerontokan rambut yang tidak normal, bicarakan dengan dokter untuk memeriksa tiroid. Hak ini dilakukan untuk memeriksa apakah sudah terlalu aktif atau kurang aktif.

7. Mengonsumsi obat-obatan

Menurut Dr. Houshmand, obat-obatan tertentu, termasuk obat tekanan darah, dapat menyebabkan rambut rontok.

Untuk mengetahui apakah pil harianmu menyebabkan rambut rontok, baca peringatan pada label obat.

Tetapi jangan menghentikan pengobatan apa pun tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Baca juga: Tiga Kesalahan Perawatan yang Bikin Rambut Rontok

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.