Kompas.com - 11/08/2020, 17:12 WIB
Ilustrasi sakit mag, Gerd Ilustrasi sakit mag, Gerd
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Asam lambung naik atau acid reflux bisa terjadi kapan saja dan menyebabkan rasa tidak nyaman di ulu hati hingga tenggorokan.

Mencegah asam lambung naik bisa dilakukan dengan mengubah pola makan hingga menyiasati siklus tidur. Terlebih bagi orang yang menderita GERD, ciri-ciri asam lambung naik biasanya terjadi tidak lama setelah waktu makan.

Nah, bila kamu termasuk salah satu penderita asam lambung, maka ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan guna mencegah asam lambung naik:

1. Tidak makan berlebihan

Pada orang yang mengalami masalah dengan asam lambung, otot antara perut dan esofagus tak bisa menutup dengan sempurna. Akibatnya, asam lambung bisa naik kembali ke esofagus terutama setelah makan.

Untuk itu, cara mencegah asam lambung naik bisa dengan menghindari makan dengan porsi terlalu besar. Siasati dengan makan dalam porsi kecil namun durasinya lebih sering.

2. Mengurangi berat badan

Penumpukan lemak di perut bisa membuat tekanan otot pembatas antara perut dan esofagus semakin besar. Istilah medis untuk kondisi ini adalah hiatus hernia.

Itulah mengapa orang obesitas hingga ibu hamil kerap merasakan asam lambung naik lebih sering disertai heartburn.

Dengan demikian, mengurangi berat badan sebaiknya menjadi prioritas bagi orang obesitas sebagai cara mencegah asam lambung naik.

Bagi ibu hamil, mengatur asupan nutrisi juga penting. Hamil bukan berarti lampu hijau untuk mengonsumsi banyak kalori tanpa dipantau.

Baca juga: Makanan Penyebab Asam Lambung yang Harus Dihindari

3. Diet rendah karbohidrat

Salah satu cara mencegah asam lambung naik bisa dengan melakukan diet rendah karbohidrat.

Ini berkaitan dengan karbohidrat yang tidak dicerna maksimal bisa menyebabkan bertambahnya jumlah bakteri dan tekanan di dalam abdomen. Bahkan, banyak yang menyebut karbohidrat sebagai salah satu pemicu naiknya asam lambung.

4. Batasi asupan alkohol

Mengonsumsi alkohol juga dapat berpengaruh pada naiknya asam lambung. Tak hanya itu, otot lower esophageal sphincter antara esofagus dan perut juga semakin tidak bisa menutup rapat.

Lebih jauh lagi, terlalu banyak minum alkohol membuat esofagus kesulitan membersihkan asam.

Baca juga: 5 Cara Menurunkan Asam Lambung: Tanpa Obat, Hanya Perlu Niat!

5. Minum kopi sewajarnya

Jika ada pertanyaan apa saja bahaya minum kopi, risiko mengalami asam lambung naik adalah salah satunya.

Kafein membuat otot pembatas esofagus dan perut menjadi rileks sehingga asam lambung rentan naik kembali. Meski demikian, bukti ilmiah terkait klaim ini masih terus dikembangkan.

6. Mengunyah permen karet

Beberapa penelitian menyebut mengunyah permen karet dapat menurunkan kadar asam di esofagus. Permen karet mengandung bikarbonat yang efektif meningkatkan produksi saliva.

Meski demikian, ini hanya merupakan cara mencegah asam lambung naik bukan cara untuk meredakannya.

Selain itu, pada beberapa orang, permen karet justru membuat perut kembung karena banyak udara ikut tertelan saat kita mengunyahnya. Perut yang kembung juga menyebabkan naiknya asam lambung.

Baca juga: Berbagai Minuman yang Bisa Mengurangi Gejala Asam Lambung

7. Hindari minuman bersoda

Selain kandungan gula yang tinggi, minuman bersoda juga bisa memperparah kondisi naiknya asam lambung pada penderita GERD.

Lagi-lagi, minuman bersoda juga membuat otot lower esophageal sphincter menjadi lebih lemah dibandingkan dengan minum air putih.

8. Hindari cokelat

Jika cokelat termasuk salah satu camilan favorit penderita GERD, sebaiknya pertimbangkan untuk menghindari atau setidaknya menguranginya.

Sebuah penelitian menyebut mengonsumsi sirup cokelat sebanyak 120 ml dapat membuat otot pembatas esofagus dan perut menjadi lebih lemah. 

Baca juga: Cegah Gerd dengan Makanan untuk Penderita Asam Lambung

9. Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

Terkadang, ada orang yang mengalami asam lambung naik saat malam hari. Ini bisa mengganggu kualitas tidur bahkan menyebabkan sulit tidur semalaman.

Cara menyiasatinya bisa dengan membuat posisi kepala lebih tinggi sehingga risiko heartburn bisa berkurang.

Dari beberapa cara mencegah asam lambung naik di atas, ada yang benar-benar terbukti lewat penelitian ilmiah. Namun ada pula yang masih perlu penelitian lebih jauh lagi. Terlepas dari itu, kondisi tubuh setiap orang berbeda.

Oleh karenanya, dengarkan bagaimana sinyal tubuh ketika asam lambung naik serta catat polanya. Dengan mencatat pola, kita akan diketahui apa hal yang memicu terjadinya asam lambung naik sekaligus bisa dihindari.

Jika bisa dicegah dengan cara alami, maka tak perlu lagi mengatasi asam lambung naik dengan obat setiap kali terjadi.

Baca juga: Gerd Masih Sering Tak Dikenali, Waspadai Gejalanya



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X