Kompas.com - 13/08/2020, 12:46 WIB
Transformasi bentuk tubuh Daniella Hoshia. Tangkap layar foxnews.comTransformasi bentuk tubuh Daniella Hoshia.

KOMPAS.com - Berhasil menurunkan bobot hingga 68 kg membuat Daniella Hoshia (26) kembali mendapatkan kepercayaan diri dan energinya.

Semua itu didapatkan perempuan asal New Jersey, Amerika Serikat itu lewat sebuah proses perubahan gaya hidup dengan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruknya.

Ini dilakukan Hoshia sekitar lima tahun lalu, bertepatan dengan membuat resolusi tahun baru.

Baca juga: Ibu Tiga Anak Berhasil Turun Bobot 65 Kg, Apa Rahasianya?

"Aku obesitas sepanjang hidupku, sejak kecil. Di waktu kuliah, aku juga mendapatkan banyak berat badan dalam periode waktu singkat."

Demikian diungkapkannya, seperti dilansir Fox News.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di waktu tersebut dokter mengatakan kepada perempuan yang berprofesi sebagai akuntan itu bahwa tingkat kolesterolnya akan segera menjadi masalah. Saat itu, ia berada di tingkat prediabetes.

Berat badan terberat Hoshia pernah mencapai sekitar 133,8 kg. Jika tidak terbayangkan seperti apa kesulitan yang dihadapinya, ia mengatakan saat itu sangat sulit menemukan kursi yang bisa mengakomodasi berat badannya.

Ia pun bertekad untuk mengubah gaya hidupnya secara besar-besaran.

Ia mengunggah beberapa aplikasi kebugaran, termasuk aplikasi untuk mencatat asupan hariannya.

Saat itu Hoshia tidak banyak melakukan perubahan pola makan, melainkan mulai dari mengurangi porsi. Sebelumnya, dia bisa saja makan sarapan tiga kali di kampusnya dalam satu waktu.

"Sekarang aku membatasi diriku makan makanan besar tinggi kalori hanya dua kali dan melakukan intermittent fasting," ujarnya.

Baca juga: Kelly Osbourne Tampil Memukau Setelah Turun Berat Badan 38 Kg

Makan pertama Hoshia dilakukan pukul 08.00 dan makan terakhir pukul 18.00.

Sedikit demi sedikit, ia mulai memasukkan rutinitas olahraga dan latihan kekuatan.

Beberapa bulan kemudian ia bahkan merasa cukup kuat untuk melakukan lari 5 km, yang diikuti dengan lari 8 km, 10 km, kemudian half-marathon.

Saat ini berat badannya sudah berada di angka 61 kg dan Hoshia merasa dirinya lebih kuat daripada sebelumnya.

Lebih dari itu, ia senang karena tak lagi menjadi pribadi yang mudah merasa tidak aman alias insecure seperti dulu.

Namun, Hoshia tak terlalu memaksakan diri untuk mendapatkan target kebugarannya.

"Awalnya, secara fisik aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku mulai dengan langkah sederhana. Aku tahu harus pelan-pelan dengan diriku agar targetku tercapai," kata dia.

Baca juga: Turun Bobot 41 Kg dalam 5 Bulan Tanpa Pergi ke Gym, Tahu Rahasianya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.