Kompas.com - 13/08/2020, 17:25 WIB

Walau mengaku sebagai kedai kopi, tetapi Kopi Chuseyo juga menyediakan minuman non-kopi dengan resep Korea.

Menurut Daniel, harga yang ditawarkan di kedainya relatif terjangkau, berkisar Rp 19.000 sampai Rp 29.000.

“Dengan harga yang ramah di kantong, respon konsumen cukup positif. Setidaknya lebih dari 100 cup kopi per hari terjual di seluruh kedai kopi kami,” ujarnya.

Jumlah tersebut, lanjut Daniel, akan meningkat berkali-kali lipat jika ada kegiatan dari para komunitas pecinta budaya Korea.

“Sebelum pandemi, sedikitnya ada satu kali acara pertemuan setiap minggunya. Ini sangat membantu kami membangun pasar sekaligus konsumen loyal. Terbukti, di tengah pandemi, kami tetap buka dan mampu bertahan,” katanya bangga.

Baca juga: Kopi Dalgona Sudah, Kini Giliran Cokelat Dalgona, Coba Yuk...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.