Kompas.com - 14/08/2020, 20:09 WIB
Ilustrasi menonton konser musik ShutterstockIlustrasi menonton konser musik

KOMPAS.com - Suasana saat konser musik digelar identik dengan penonton yang memenuhi venue, aksi panggung yang menakjubkan, serta teriakan dan nyanyian.

Sayangnya, sejak pandemi Covid-19, upaya berbagai pihak untuk mengadakan konser dengan mematuhi protokol kesehatan mengalami kendala.

Pertunjukan penyanyi country Chase Rice di Tennessee, dan Smash Mouth di South Dakota, AS, menuai kritik karena tidak menerapkan praktik jaga jarak sosial 1,8 meter untuk mengurangi penyebaran virus corona, dan tidak mewajibkan pemakaian masker.

Baca juga: Konser Musik di Tengah Pandemi Covid-19, Penonton di dalam Mobil

 

Namun pada pekan ini, penyelenggara konser di Inggris menunjukkan bahwa lewat sedikit kreativitas, ribuan orang bisa berkumpul untuk bernyanyi dan menikmati live music dengan cara yang aman.

Hari Selasa (11/08/2020) lalu, sebuah konser dengan praktik social distancing pertama kalinya diadakan di pop up venue Virgin Money Unity Arena di Newcastle, Inggris.

Konser itu dilengkapi 500 pembatas berbentuk persegi yang masing-masing diberi jarak 1,8 meter untuk menjaga keamanan para penonton, seperti dilaporkan Popular Mechanics.

Pembatas tersebut dibuat dari bingkai berbahan logam dan dibatasi untuk lima orang yang tinggal satu rumah.

Baca juga: Pelajari Penyebaran Covid-19, Peneliti di Jerman Akan Gelar Konser

Pihak penyelenggara konser, SD Concerts, mengatakan kepada Metro bahwa orang-orang harus memarkirkan mobilnya sebelum menuju ke pembatas pribadi untuk menonton konser.

Setiap pembatas juga memiliki kulkas untuk makanan dan minuman, meja, serta kursi guna memastikan penonton tidak terlalu sering keluar dari pembatas dan berisiko kontak dengan orang lain.

Kota Newcastle memiliki beberapa rencana konser dengan pengaturan serupa, menggunakan pembatas yang ditinggikan.

"Kami senang bisa menghadirkan kembali acara musik live saat kami mulai keluar dari masa lockdown," kata Helen Page, group brand and marketing director di Virgin Money, kepada Metro.

"Ini terasa seperti kesempatan unik untuk merayakan musik dan semua emosi indah dengan merasakannya secara langsung bersama penikmat musik lainnya."

Baca juga: Menurut Studi, Nonton Konser Musik Tiap Dua Minggu Bikin Bahagia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X