Kompas.com - 15/08/2020, 17:50 WIB

Ketiga, dokter yang berpraktik di RSCM, Brawijaya Hospital Antasari, dan RS Pondok Indah tersebut juga mengingatkan pentingnya asupan makanan bernutrisi untuk kelancaran pemberian ASI kepada bayi.

"Biasanya orang suka mempertahankan konsep lama, di mana ibu baru menambah nutrisi hanya saat hamil. Konsep itu tinggalkan, karena asupan nutrisi ibu sebelum dan saat hamil harus sama baiknya."

"ASI merupakan kandungan gizi yang lengkap. Ada karbohidrat, protein dan lemak. Tentu untuk menjaga itu, kualitas makan ibu harus baik. Tidak mungkin ibu yang kurang nutrisi bisa memenuhi kebutuhan gizi bayi lewat ASI," ucap Dr. Ali.

Dr. Ali melanjutkan, selain karbohidrat, protein, dan lemak, asupan lain yang perlu dipenuhi ibu adalah mikronutrien, vitamin (yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, K, dan larut dalam air), serta mineral.

"Jika semua itu sudah dipenuhi, dokter tinggal memberi tambahan suplemen untuk memenuhi asupan yang kurang. Suplemen hanya sebatas pelengkap."

Baca juga: Catat, Ini 5 Nutrisi Penting untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Untuk menambah volume ASI, kata Dr. Ali, ibu memerlukan asupan vitamin B, yang banyak ditemukan di sayuran hijau. Namun, cairan yang dibutuhkan ibu untuk memproduksi ASI juga akan semakin banyak.

"Minumlah segelas air sebelum menyusui, itu akan menambah jumlah ASI."

"Biasanya, karena sering minum air putih, ibu menyusui suka takut gemuk. Tapi menurut penelitian, berat badan ibu saat menyusui akan turun 450 gram per minggu," ujarnya.

Dr. Ali menekankan pentingnya para ibu untuk mengetahui bahwa ASI merupakan hak bagi seorang bayi, dan hal itu tidak dapat digantikan.

"Selama enam bulan bayi tidak mengonsumsi apa pun selain ASI. Jika ibu bekerja, minta cuti enam bulan. Menyusui adalah investasi ibu untuk masa depan."

"Kalau kita punya anak yang tumbuh sehat, maka 30 tahun lagi dialah yang akan merawat kita saat kita tua."

Baca juga: 5 Cara agar Ibu Tetap Sehat Selama Menyusui

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.