Kompas.com - 19/08/2020, 15:15 WIB
Barbara Gicquel, 80 THE WASHINGTON POST/ JIM TURNER Barbara Gicquel, 80

Di sisi lain, Gicquel mengaku tahu sejak sekitar lima tahun yang lalu, bahwa Estratest mengandung zat terlarang.

Namun dia tak khawatir, karena merasa penggunaan obat itu tidak akan mendiskualifikasinya, sebab dosis yang dipakai rendah dan dia pun telah berusia lanjut.

Dia lalu menulis dalam seruannya, "mudah untuk membenarkan hanya karena daftar itu ditulis dengan memikirkan atlet elite perempuan yang lebih muda."

"Jadi, itu benar-benar tidak dimaksudkan untuk wanita yang tua seperti saya, jadi saya terus menganggapnya seperti itu."

"Saya pun khawatir jiwa saya tak memakai obat itu maka kondisi kesehatan saya akan memburuk."

"Saya takut kehilangan kesehatan, dan bahkan hidup saya lebih awal dari yang seharusnya," sebut dia. 

Setelah bertahun-tahun merokok dan melewati hidup dengan beberapa serangan bronkitis, dia merasa obat itu memberikan manfaat kesehatan yang penting, bukan atletik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gicquel pun tak memasukkannya ke dalam daftar obat yang dia serahkan sebelum berkompetisi pada Agustus lalu.

“Sayangnya, tidak masalah bagi USADA jika saya mengambil sedikit demi alasan kesehatan yang valid,” kata dia.

"Yang penting saya telah mengambilnya dengan mengetahui bahwa itu ada dalam daftar zat terlarang."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.