Kompas.com - 20/08/2020, 16:16 WIB

2. Kalap saat ngemil

Beberapa jam setelah makan malam, Anda masih mencari camilan dan ngemildalam jumlah banyak. Jika demikian, maka jangan bingung jika berat badan tak kunjung turun.

Ahli gizi Cadey Seiden, MS, RD, CDN, DCES mengatakan bahwa ketika kita ngemil terlalu sering, misalnya setiap satu jam, maka tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk tenang di antara waktu makan.

Hal itu akan berdampak pada gula darah dan kadar hormon lainnya.

"Ngemil terus-menerus juga membuatku curiga bahwa makanan Anda kekurangan serat, protein, atau lemak sehingga Anda lebih cepat lapar," katanya, seperti dilansir eatthis.com.

3. Bermain gawai di tempat tidur

Apakah Anda sering bermain gawai di tempat tidur setelah makan malam? Kebiasaan itu bisa membuat bobotmu perlahan menanjak.

Sebuah studi di Pediatric Obesity menemukan, bahwa murid-murid yang memiliki akses gawai elektronik di kamar mereka cenderung memiliki berat badan berlebih, dibandingkan murid-murid yang tidak.

Selain itu, Anda juga cenderung akan lebih banyak ngemil ketika banyak mengakses gawai.

Baca juga: Cara Mudah Hentikan Kebiasaan “Ngemil” Tengah Malam

4. Tidak cukup tidur

Bukan hal aneh ketika seseorang terjaga hingga larut malam karena bermain gawai, dan kebiasaan itu bisa menbuat kurang tidur.

Kurang tidur juga bisa menyebabkan berat badan berlebih. Menurut sebuah studi yang dilakukan para peneliti Wake Forest, partisipan yang tidur lima jam atau kurang dalam sehari memiliki lemak perut 2,5 kali lebih banyak, daripada mereka yang tidur lebih dari delapan jam sehari.

5. Duduk

Setelah makan malam, satu-satunya kegiatan yang mungkin paling banyak Anda lakukan adalah duduk sambil menonton televisi. Kalau pun Anda berencana jalan kaki, mungkin tidak dilakukan segera.

Sebuah studi menemukan, bahwa jalan kaki sekitar 30 menit saja segera setelah makan bisa mempercepat penurunan berat badan.

Baca juga: Selain Bikin Gemuk, Ada 6 Risiko Makan Malam Terlalu Larut

6. Memilih makanan yang salah

Terkadang, sangat sulit untuk menahan diri dari godaan makan makanan tidak sehat saat makan malam.

Tinggalkan makanan cepat saji dan pilih lah makanan tinggi protein dan tinggi lemak sehat. Anda bisa mengonsunsi kacang almond atau keju.

Dengan cara ini, Anda tidak memilih karbohidrat dan dapat meningkatkan jumlah hormon pembakar lemak yang dilepaskan ketika tidur.

7. Suhu ruangan terlalu panas

Jika Anda hanya membaca buku atau bersantai di kamar setelah makan malam, sesuaikan lah suhu ruangannya.

Sebuah studi di Cell Press menemukan, bahwa suhu ruangan yang agak dingin bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Para peneliti menemukan bahwa partisipan yang berdiam di suhu yang lebih dingin selama enam minggu mengalami penurunan lemak tubuh yang signifikan.

Baca juga: 7 Pilihan Menu Makan Malam Antigemuk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.