Kompas.com - 23/08/2020, 21:13 WIB
berat badan anak tak bertambah. SHUTTERSTOCKberat badan anak tak bertambah.

4. Muntah berlebihan

Anak tidak dapat mengonsumsi susu formula atau makanan karena muntah berlebihan.

Bisa jadi hal ini disebabkan oleh refluks asam yang parah atau masalah neurologis dan memicu tonus otot (ketegangan otot pada saat rileks) rendah serta gangguan lainnya.

Sebagian besar bayi yang memiliki refluks asam kemungkinan akan membaik dan pertumbuhannya berlanjut tanpa masalah.

Namun, beberapa bayi dengan muntah yang berlebihan bisa mengalami penyempitan saluran keluar lambung yang disebut stenosis pilorus. Kondisi ini membutuhkan evaluasi khusus yang mencakup USG perut.

Baca juga: Ini Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk yang Wajib Diketahui

5. Masalah pankreas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anak yang tidak dapat mencerna makanan dengan baik karena masalah pankreas juga sulit meningkatkan berat badan mereka.

Dalam skenario ini, anak akan memiliki kotoran atau tinja yang besar, berbusa, berbau busuk, dan berminyak.

6. Gangguan saluran pencernaan

Gangguan yang memengaruhi lapisan usus seperti penyakit celiac juga dapat menyebabkan berat badan anak-anak tidak bertambah.

Penyakit celiac adalah gangguan autoimun yang menyerang sistem pencernaan. Gejala penyakit celiac dimulai saat anak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten (protein dalam gandum, gandum hitam, dan jelai).

Baca juga: ASI dan Menjaga Jarak Kehamilan, Cara Efektif Cegah Stunting pada Anak

7. Masalah tiroid dan metabolisme

Pada beberapa kasus, seorang anak bisa membakar terlalu banyak kalori jika mereka memiliki kelenjar tiroid yang terlalu aktif.

8. Kondisi jantung

Anak dengan kelainan jantung yang menyebabkan gagal jantung sulit makan dengan baik jika mereka berusaha keras untuk bernapas.

Baca juga: Catat, Langkah-langkah untuk Cegah Stunting pada Anak

9. Gangguan ginjal

Gagal ginjal atau gangguan ginjal lainnya akan memengaruhi penambahan berat badan serta tinggi badan.

10. Gangguan genetik

Beberapa anak memiliki kelainan genetik yang dapat memengaruhi penambahan berat badan, dan memerlukan tindakan dari dokter spesialis.

Kapan harus pergi ke dokter

Jika kita khawatir anak tidak mengalami kenaikan berat badan yang sesuai, segera bawa anak berobat.

Anak membutuhkan pemeriksaan fisik, dan dokter akan mencari tanda kekurangan kalori pada anak atau gangguan medis lain.

Penyedia kesehatan juga akan mewaspadai kelelahan, pucat, lipatan kulit longgar di lengan dan paha, serta hilangnya lemak di pipi anak.

Grafik indeks massa tubuh anak akan dipantau secara ketat dan anak perlu melakukan pemeriksaan berat badan secara teratur.

Penyedia kesehatan juga dapat memeriksa anemia, status gizi dan fungsi ginjal anak.

Tes lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memeriksa kemungkinan penyakit celiac, penyakit Crohn atau defisiensi enzim pankreas.

Diet bebas gluten akan diperlukan jika anak kita didiagnosis menderita penyakit celiac.

Anak-anak dengan disfungsi pankreas membutuhkan suplemen enzim pencernaan.

Penyedia kesehatan juga dapat memperoleh bantuan dari ahli gastroenterologi pediatrik atau ahli diet pediatrik.

Baca juga: Mengapa Remaja Perlu Tahu Bahaya Stunting?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.