Kompas.com - 25/08/2020, 14:27 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

"Sehingga, penerapan aturan penggunaan teknologi bijak dapat ditegakkan,” kata dia.

Baca juga: Stres Bisa Bikin Gula Darah Meningkat

Kedua, bantulah anak anak menetapkan kesepakatan dan target sederhana dari tema pengetahuan yang diajarkan.

Termasuk kesepakatan penggunaan gawai dan belajar sosial, demi pengembangan lifeskill nya.

Misalnya, dalam sehari anak akan melakukan diskusi atau menjelaskan ulang tentang tema pelajaran pada jam tertentu.

Sehingga, bantuan yang diberikan orangtua akan tepat sasaran untuk proses pengembangan pengetahuan yang ditangkap anak melalui sistem online.

Belajar tidak hanya materi sekolah tapi pembelajaran tentang life skill, dan kemandirian pun adalah bagian bekal pembelajaran hidup untuk membentuk karakter yang perlu diterapkan di rumah,” imbuh dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga, pengalaman konkret.

Penerapan penjelasan aplikatif ilmu pengetahuan melalui karya, presentasi anak, atau pun bimbingan praktek akan membentuk pengalaman anak.

Metode serupa juga mampu meningkatkan daya ingat serta membantu pemahaman anak menjadi lebih berkembang.

Keempat, sinergi orangtua dan sekolah atau guru sebagai pemantauan perkembangan anak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.