Kompas.com - 26/08/2020, 16:17 WIB
Aksi yang dilakukan biarawati bernama Stephanie Baliga itu, dilakukan pada hari Minggu (23/8/2020) kemarin. VIA GOOD MORNING AMERICAAksi yang dilakukan biarawati bernama Stephanie Baliga itu, dilakukan pada hari Minggu (23/8/2020) kemarin.

KOMPAS.com - Salah satu ajang lomba lari maraton ternama di dunia, Chicago Marathon dipastikan batal digelar tahun 2020 ini, akibat serangan pandemi Vovid-19.

Namun, keputusan tersebut tak memengaruhi niat seorang biarawati untuk tetap "ambil bagian", dengan melakukan lari maraton di atas treadmill.

Aksi yang dilakukan biarawati bernama Stephanie Baliga itu, dilakukan pada hari Minggu (23/8/2020) kemarin.

Baca juga: David Rush Cetak Rekor Dunia Lagi, Makan 107 Bluberi dalam Semenit

Baliga memang adalah mantan pelari semasa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Dan, ajang Chicago Marathon merupakan perhelatan langganannya.

Dia sudah mengikuti ajang tahun itu selama sembilan tahun terakhir.

Nah, aksi yang dilakukan Baliga dalam ajang "Chicago Marathon"-nya kali ini adalah untuk menggalang dana dalam misi Our Lady of Angels.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misi tersebut adalah sebuah aksi kemanusiaan untuk menyediakan makanan dan tempat penampungan di Chicago. Demikian penjelasan yang beritakan stasiun ABC WLS-TV. 

Baca juga: Kisah Duka Barbara Gicquel, Nenek 80 Tahun Pencetak Rekor Bersepeda

Awalnya, ketika keresahaan akan terjadinya pandemi virus corona mengancam perhelatan maraton tahun ini sejak bulan Oktober 2019, Baliga sudah berjanji di depan kamera.

Dia mengaku akan tetap berlari jika ajang tersebut dibatalkan. Akhirnya, dia merampungkan lari maraton-nya sejauh 42,2 kilometer, di atas treadmill.  

Aksi biarawati bernama Stephanie Baliga itu, dilakukan pada hari Minggu (23/8/2020) kemarin.VIA GOOD MORNING AMERICA Aksi biarawati bernama Stephanie Baliga itu, dilakukan pada hari Minggu (23/8/2020) kemarin.

Sambil melakukan aksinya tersebut, Baliga berharap bisa mengumpulkan dana sebesar 80.000 dollar AS atau hampir Rp 1,2 miliar untuk misi kemanusiaan tadi.  

Ajang Chicago Marathon dibatalkan hanya dua bulan menjelang pelaksanaan. Dan, Baliga menggenapi janjinya dengan berlari di atas treadmill di ruang bawah tanah kantornya.

Baca juga: Rekor Dunia, Tuntaskan 6 Kubus Rubik Sambil Tahan Nafas di Dalam Air

Sementara, orang-orang di seluruh negeri bisa menonton usahanya itu dalam siaran langsung yang dia publikasikan.

Saat melakukan usaha ini, Baliga mendapat sokongan semangat dari sejumlah selebritas, termasuk Deena Kastor.

Kastor adalah seorang legenda maraton wanita dan pemenang Chicago Marathon sebelumnya.

Dia muncul dan menyemangati dia di kilometer-kilometer terakhir menjelang "garis finish".

Hasilnya, Baliga menyelesaikan lari maraton ini dengan catatan waktu tiga jam dan 33 menit, dan berhasil mengumpulkan dana lebih dari 94.000 dollar AS. 

Jika dikonversi ke dalam mata uang rupiah, Baliga berhasil mengumpulan uang senilai Rp  1,32 miliar, melebihi angka yang dia bayangkan sebelumnya.

Baca juga: Rekor Dunia, Juggling 170 Kali dalam 1 Menit di Atas Treadmill

Selain mengumpulkan dana, Baliga juga bisa menorehkan rekor dunia.

Dia mengatakan kepada WLS-TV bahwa dia berencana untuk menyerahkan catatan waktunya ke pihak Guinness World Records.

Saat ini, belum ada yang memiliki rekor lari maraton tercepat di treadmill untuk perempuan. 

Menanggapi niat itu, seorang jurubicara Guinness mengatakan kepada ABC News bahwa mereka belum menerima aplikasi dari Baliga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X