Kompas.com - 27/08/2020, 09:07 WIB
Ilustrasi makan saat marah shutterstockIlustrasi makan saat marah
|
Editor Wisnubrata

Luke mengatakan, makan saat kita marah dapat menyebabkan komplikasi terkait perut, seperti kembung, refluks asam, hingga diare.

Gejalanya bisa lebih buruk bagi orang yang menderita iritasi usus besar dan kolitis.

“Tubuh tidak memiliki jenis bakteri yang tepat untuk memecah makanan yang kita makan, bahkan menelan menjadi sulit karena kontraksi otot."

"Tubuh kita tidak akan bisa mencerna makanan dan menyerap nutrisinya,” tambah Luke.

Baca juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan yang Sebaiknya Kita Ikuti

2. Memicu makan berlebih

Alasan lainnya adalah karena kita akan cenderung makan berlebih ketika sedang marah. Usus dan otak berkomunikasi satu sama lain sepanjang waktu. Tapi saat kita marah, komunikasi tersebut akan terhalang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Otak tidak mendapat sinyal dari usus saat perut sudah kenyang. Jika kebiasaan ini terjadi terus menerus, kita mungkin saja mengalami kegemukan.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Makan Berlebihan Saat Emosi

3. Penghalang usus

Alasan ketiga dan terpenting adalah penghalang usus, yang mencegah bakteri usus memasuki aliran darah, akan menjadi lemah.

Hal itu menyebabkan bakteri dengan mudah masuk ke aliran darah dan menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, seperti kondisi autoimun, diare, dan radang usus besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.