Kompas.com - 29/08/2020, 10:00 WIB
Pasangan pengantin mengikuti simulasi resepsi pernikahan era normal baru di sebuah hotel di Sidoarjo, Jawa Timur, 13 Juli lalu. Tamu diwajibkan menggunakan masker. Pengantin beserta keluarga dan panitia pun tak terkecuali. Antara FotoPasangan pengantin mengikuti simulasi resepsi pernikahan era normal baru di sebuah hotel di Sidoarjo, Jawa Timur, 13 Juli lalu. Tamu diwajibkan menggunakan masker. Pengantin beserta keluarga dan panitia pun tak terkecuali.

KOMPAS.com - Sempat sepi di awal pandemi, pesta pernikahan mulai kembali digelar.

Namun, pesta pernikahan saat ini dan sebelum pandemi memiliki banyak perbedaan. Mulai dari tamu undangan yang jauh lebih sedikit, hingga acara yang dipersingkat.

Kondisi ini ternyata juga memengaruhi tren riasan wajah pengantin.

Baca juga: 3 Inspirasi Make Up Penuh Warna Tanpa Terkesan Norak

Kabar baik bagi yang kurang menyukai riasan wajah medok. Sebab, di masa pandemi para pengantin perempuan cenderung dirias secara lebih sederhana.

"Orang-orang yang tadinya ingin wedding-nya besar jadi lebih kecil. Kebanyakan klienku jarang ada yang di atas panggung, bahkan ada yang hanya di KUA saja jadi makeup-nya lebih simple, tone down."

Demikian diungkapkan Makeup Artist Allyssa Hawadi dalam Bincang Shopee, Kamis (27/8/2020) lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Produk Make Up Wajib untuk Tampil Cantik di Balik Masker

Sebelumnya, riasan wajah pengantin harus menghasilkan tampilan matte karena akan digunakan selama berjam-jam.

Namun, di masa pandemi, pesta pernikahan cenderung tidak digelar terlalu lama sehingga riasan wajah bisa lebih dieksplorasi.

Salah satunya adalah mengaplikasikan tampilan "dewy" atau riasan wajah yang memberi kesan agak lembap dan mengkilap di wajah, seperti wajah orang Korea.

Baca juga: Tanpa Make Up Tebal, Tara Basro Tampil Natural di Hari Pernikahan

Ini membuat para pengantin bisa tampil dengan wajah yang lebih glowing dan alami.

"Makeup tidak terlalu lama dipakai di kulit, jadi mereka (pengantin) senang pakai yang dewy, yang tadinya tidak bisa karena tidak tahan lama, sekarang bisa," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.