Kompas.com - 29/08/2020, 15:23 WIB

Dan, kaitannya lebih kuat daripada terhadap jenis kanker lainnya.

Mengubah beberapa kebiasaan gaya hidup mungkin hal yang sulit.

Tetapi, membuat perubahan gaya hidup bisa membantu kita menurunkan risiko kanker kolorektal sekaligus menurunkan risiko penyakit serius lainnya, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Faktor risiko yang tidak bisa diubah

Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan kasus baru kanker kolorektal pada populasi yang lebih muda.

Itulah mengapa American Cancer Society merekomendasikan skrining kanker kolorektal dimulai pada usia 45 tahun untuk orang dengan risiko rata-rata.

Tetapi, beberapa orang memiliki faktor risiko tertentu yang membuat kanker kolorektal lebih mungkin berkembang lebih awal dan mendapatkannya pada usia yang lebih dini.

Untuk orang-orang ini, mereka perlu melakukan pemeriksaan lebih awal, atau dites lebih sering daripada orang lain.

Salah satu faktor risikonya adalah riwayat keluarga kanker kolorektal atau polip prakanker, terutama pada orangtua, saudara laki-laki dan perempuan, atau anak-anak.

Sekitar 1:3 orang yang menderita kanker usus besar atau rektal memiliki anggota keluarga lain yang juga mengidap penyakit tersebut.

Baca juga: Chadwick Boseman Sempat Jalani Kemoterapi dan Operasi di Sela-sela Syuting

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Cancer.org
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.