Kompas.com - 31/08/2020, 08:04 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

Jadi perlu dipastikan kita menyantap makan makanan yang sehat dan minum banyak air. Keduanya adalah kunci pertumbuhan rambut yang sehat.

Lalu, kita mungkin juga memiliki alergi makanan, yang dapat menyebabkan produksi peradangan skala besar pada tubuh.

Baca juga: Ingin Jenggot Seperti Jason Momoa? Simak Tips Berikut

“Sementara gejalanya bervariasi pada setiap individu, rambut rontok sangat umum terjadi,” kata Salter.

Rambut rontok juga merupakan gejala umum anemia.

Perlu diingat bahwa struktur rambut wajah berbeda dengan rambut kulit kepala.

Salter mengaku tidak mengetahui adanya penelitian yang berfokus pada bagaimana intervensi nutrisi secara khusus memengaruhi pertumbuhan rambut wajah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Intinya? Jika kamu melihat rambut rontok di kulit kepala atau wajah — terutama jika disertai dengan gejala lain — bicarakanlah dengan dokter.

3. Jika jenggot sangat tebal

Karena rambut wajah adalah karakteristik seks sekunder, cara tubuh bereaksi terhadap testosteron memainkan peran besar dalam perkembangan rambut pada wajah.

Jika kita memiliki janggut yang lebat, maka kita mungkin lebih sensitif terhadap testosteron daripada orang lain yang tak memiliki jenggot.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.