Kompas.com - 31/08/2020, 14:55 WIB
Ilustrasi digital detox shutterstockIlustrasi digital detox
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kita sudah sering mendengar bahwa media sosial tidak selalu memberi dampak baik pada seseorang. Meski ada banyak manfaatnya, medsos bisa merugikan kesehatan mental jika tidak bijaksana menggunakannya.

Bagi mereka yang sudah terpengaruh dampak buruk medsos, maka aktivitas sesederhana scrolling melihat media sosial ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan mentalnya. Paparan konten dan informasi yang bertubi-tubi rentan membuat seseorang kewalahan.

Di sinilah pentingnya melakukan digital detox atau puasa melihat media sosial sebagai upaya membuat diri lebih fokus dan tenang.

Terkadang, seseorang bisa tanpa terasa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk melihat foto-foto dan video orang lain di media sosial.

Padahal, tak ada manfaat signifikan terhadap dirinya sendiri. Justru sebaliknya, waktu tersita, energi terserap, belum lagi pikiran menjadi semakin rumit.

Baca juga: Demi Kesehatan Mental, Perlukah Detoks Media Sosial?

Bagaimana cara melakukan digital detox?

Sebenarnya, paparan konten yang membuat kewalahan bukan hanya dari media sosial. Selalu berada di sekitar ponsel, laptop, smartwatch, hingga tablet membuat seseorang sangat terkoneksi sekaligus mudah terdistraksi.

Seseorang akan merasa terhubung dengan orang-orang yang ada di media sosial, tetapi justru tidak terhubung dengan realita.

Durasi yang dihabiskan untuk melihat perangkat elektronik membuat seseorang juga seakan “lupa” dengan apa yang ada di sekitarnya.

Hal ini bisa menyebabkan masalah dengan keluarga, pekerjaan, dan parahnya membuat seseorang merasa kecanduan.

Baca juga: Waspadai, 5 Tanda Kecanduan Media Sosial

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X