4 Cara Membuat Anak Tetap Bahagia Selama di Rumah

Kompas.com - 31/08/2020, 23:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 membuat semua orang harus membatasi aktivitasnya di luar rumah. Begitu juga dengan anak-anak.

Bukan hanya tak bisa bermain dengan bebas di taman bermain, tapi juga harus menjalani proses pembelajaran secara online, demi mencegah penyebaran virus corona.

Itu berarti anak-anak harus menghabiskan waktu 24 jam di rumah saja selama berbulan-bulan. Selain rutinitas normalnya terganggu, anak tentu akan merasa bosan selama di rumah.

Baca juga: 3 Bekal Orangtua Mendampingi Anak Belajar Jarak Jauh

Melihat hal tersebut, Gingersnaps, brand fashion anak Indonesia, mengsung kampanye #happyathome yang bertujuan untuk mengajak si kecil tetap senang walaupun di rumah saja.

Ada 4 hal yang bisa dilakukan orangtua, agar anak #happyathome dan tetap nyaman selama beraktivitas di rumah:

1. Mengenakan pakaian yang nyaman

Meski di rumah saja, anak-anak tetap harus menggunakan pakaian dengan bahan yang nyaman setiap harinya.

Pilih bahan yang memiliki serat halus serta mudah menyerap keringat seperti, Swiss cotton, linen, soft denim, dan jersey untuk menunjang aktivitasnya selama di rumah.

“Gingersnaps mengutamakan kualitas dan inovasi desain yang tinggi. Sebuah kebanggaan melihat anak terlihat stylish, bahagia, dan nyaman kesehariannya dengan menggunakan Gingersnaps,” ujar Vasudev Kataria, Senior Vice President Gingersnaps Indonesia dalam siaran pers.

2. Menerapkan rutinitas

Beberapa anak mungkin mengalami kecemasan dengan apa yang terjadi saat ini, dengan tetap mengatur kegiatan sehari-hari dapat membantu mereka merasa tak ada yang berbeda pada hari mereka.

Rencanakan rutinitas harian mereka dimulai dari bangun pagi, belajar secara online, mengerjakan tugas, olahraga, istirahat, dan bermain.

Untuk mengurangi kebosanan, bedakan ruang belajar dan ruang beraktivitas lainnya. Kenyamanan harus tetap menjadi prioritas, pakaian yang dikenakan juga harus disesuaikan dengan kegiatan yang mereka lakukan.

Baca juga: 5 Langkah untuk Mengelola Stres pada Anak Saat Belajar Online

 

3. Tetap bersosialisasi

Dengan diterapkannya social distancing tentu mengurangi kapasitas anak untuk bersosialiasi dengan teman sebayanya ataupun keluarga seperti kakek, nenek serta sepupu.

Meskipun persahabatan anak-anak usia dasar mungkin kurang emosional dibandingkan remaja, mereka akan tetap merindukan teman-temannya selama periode isolasi yang cukup panjang.

Dengan adanya teknologi saat ini, ajak anak-anak untuk tetap terhubung dengan teman-teman serta keluarga melalui media sosial dan juga berinteraksi virtual melalui video call.

Untuk memeriahkan momen ini, ajak si kecil menggunakan pakaian yang sedikit berbeda dari biasanya untuk berinteraksi secara online dengan teman-teman serta keluarga.

4. Menghabiskan waktu bersama

Momen #dirumahaja juga dibisa dijadikan momen untuk mempererat hubungan antara orangtua dan anak.

Ajak mereka melalukan berbagai kegiatan bersama seperti berolahraga, menonton film, berkebun, memasak, membaca buku dan menggambar.

Tanyakan juga pada anak, adakah ketrampilan baru yang ingin mereka pelajari dan dapat diakses secara online, sehingga dapat dilakukan bersama di rumah.

Untuk menambah kebahagiaan anak-anak, Gingersnaps memberikan kejutan di bulan Agustus – September ini dengan mengadakan End of Season Sale (EOSS) dengan potongan harga hingga 70% di seluruh gerai di Indonesia lho.

Bagi Anda yang masih berkomitmen untuk tidak berpergian, Anda juga bisa mendapatkannya melalui marketplace hingga Chat to Shop melalui WhatsApp.

Baca juga: Dorong Industri Fesyen Anak Bangsa, Jakarta Fashion Hub Resmi Dibuka

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X