Kompas.com - 02/09/2020, 14:11 WIB
Ilustrasi kunyit shutterstockIlustrasi kunyit
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kunyit merupakan salah satu bumbu masak yang memiliki banyak manfaat. Rempah berwarna oranye ini kerap digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk masalah perut dan gangguan pencernaan.

Bahkan, tak sedikit yang menggunakan kunyit untuk mengobati asam lambung. Lantas, apakah efektif menggunakan kunyit untuk asam lambung?

Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kunyit kerap kali digunakan untuk mengobati nyeri arthritis dan melancarkan haid.Tak hanya itu, rempah ini juga banyak dimanfaatkan untuk meningkatkan fungsi pencernaan dan fungsi hati.

Tentu hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, kunyit memiliki senyawa antiradang dan antioksidan.

Selain itu, kunyit mengandung bahan aktif berupa kurkumin. Kurkumin adalah antioksidan polifenol yang memiliki kemampuan sebagai antivirus, antibakteri, hingga antikanker yang kuat. Bahan inilah yang dianggap dapat memberi manfaat saat asam lambung naik.

Baca juga: Kunyit, Rempah Untuk Atasi Depresi


Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, penyakit asam lambung naik dan refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux (GERD) dapat disebabkan oleh peradangan dan stres oksidatif.

Pada penelitian tersebut, disarankan bahwa penyakit GERD perlu diobati dengan antioksidan dan antiradang.

Sementara, hasil studi lainnya menunjukkan bahwa efek antiradang pada kurkumin dapat membantu mencegah peradangan pada kerongkongan (esofagus).

Akan tetapi, membutuhkan penelitian ilmiah lebih lanjut guna melihat efeknya pada bagian pencernaan yang lain.

Kunyit dan ekstrak kurkumin dikatakan memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Maka dari itu, kunyit untuk asam lambung diklaim dapat membantu meredakan gejala GERD.

Meski banyak klaim manfaat kunyit untuk asam lambung, keefektifan kunyit untuk asam lambung pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Pasalnya, belum banyak hasil studi yang fokus terhadap penyakit asam lambung naik sehingga masih dibutuhkan bukti ilmiah kemanjurannya pada manusia.

Maka dari itu, kita perlu lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Jika perlu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan kunyit untuk asam lambung.

Baca juga: Hindari Soda hingga Diet Karbo, Ini 9 Cara Cegah Asam Lambung Naik

Efek samping yang mungkin muncul

Kunyit merupakan zat pengencer darah alami. Oleh karena itu, kita tidak boleh mengonsumsi kunyit apabila sedang minum obat pengencer darah. Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang akan menjalani operasi dalam waktu dekat.

Selain itu, kunyit dapat menurunkan gula darah, menurunkan tekanan darah, hingga membuat masalah kantung empedu semakin parah.

Beberapa orang juga melaporkan bahwa kunyit justru dapat menyebabkan kondisi asam lambung kian memburuk. Hal ini mungkin dapat terjadi karena rasa pedasnya.

Konsumsi kunyit untuk jangka waktu yang lama atau dalam dosis tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, mual, dan diare. Jika kondisi ini yang kamu alami, sebaiknya hentikan konsumsi kunyit.

Wanita yang hamil atau menyusui sebaiknya tidak menggunakan kunyit dalam jumlah berlebihan. Baik dalam bentuk apa pun, kita tidak boleh mengonsumsi kunyit lebih dari jumlah yang biasa digunakan untuk memasak.

Di samping itu, konsumsi kunyit mungkin dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Jika kamu mengalami gejala, seperti gatal-gatal, jantung berdenyut cepat, atau sulit bernapas setelah mengonsumsi kunyit, segera hentikan penggunaannya.

Segera periksakan diri ke dokter apabila gejala tersebut berlangsung semakin parah.

Baca juga: Efek Samping Kunyit jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

Cara menggunakan kunyit yang aman

Meski baru sedikit bukti yang menyatakan bahwa kunyit dapat mengobati asam lambung naik, jika kamu mau mencoba konsumsi kunyit sebenarnya sah-sah saja.

Banyak orang dapat mengonsumsi kunyit dengan baik dalam bentuk makanan dan suplemen. Namun, manfaat kunyit untuk asam lambung mungkin akan sulit didapat apabila kita mengonsumsinya dengan cara diolah menjadi teh.

Pada dasarnya, tubuh tidak dapat menyerap kandungan kunyit atau kurkumin dengan baik karena dimetabolisme di hati dan usus secara cepat.

Adapun beberapa hal yang perlu kita lakukan dalam menggunakan kunyit untuk mengobati asam lambung, yaitu:

  • Kunyit bisa bertindak sebagai pengencer darah. Kita tidak boleh mengonsumsi kunyit bersama obat pengencer darah atau obat antikoagulan.
  • Jangan mengonsumsi kunyit lebih dari 1.500 miligram atau lebih per hari.

Keberhasilan pengobatan GERD tidak hanya tergantung pada obat yang dikonsumsi, melainkan juga pola hidup yang perlu diubah.

Misalnya, membiasakan makan sedikit tetapi sering, hindari makanan pemicu asam lambung, tidak berbaring setelah makan, berhenti merokok, dan tidak menggunakan pakaian ketat untuk menghindari penekanan pada area perut.

Mungkin diperlukan beberapa minggu untuk melihat apakah kunyit dapat membantu meringankan gejala yang kamu alami atau tidak.

Jika gejala tidak membaik atau kian memburuk, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter. Biasanya dokter mungkin akan meresepkan obat asam lambung yang bisa ditebus di apotek atau toko obat, seperti antasida, proton pump inhibitor, atau H2 blocker.

Baca juga: 5 Cara Menurunkan Asam Lambung: Tanpa Obat, Hanya Perlu Niat!



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X