Kompas.com - 02/09/2020, 20:41 WIB
Ilustrasi hamil shutterstockIlustrasi hamil
|
Editor Wisnubrata

Seks saat hamil dapat membantu mengencangkan dasar panggul, artinya ibu sedang mempersiapkan tubuh untuk persalinan dan pemulihan.

Keduanya bisa dicapai hanya dengan orgasme. Ibu juga bisa melakukan kegel saat berhubungan seks jika ingin otot-otot vagina lebih bugar.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Seputar Dorongan Seks saat Hamil

Kondisi yang perlu diperhatikan

Kapan hubungan intim di masa kehamilan dikatakan tidak aman?

Hal ini bergantung pada situasi kehamilan.

Pada situasi tertentu dokter mungkin membatasi seks selama kehamilan. Situasi pembatasan tersebut bisa untuk jangka waktu tertentu saja atau sembilan bulan penuh jika kehamilan berisiko tinggi.

Batasannya bisa termasuk seks tanpa orgasme bagi wanita, penetrasi dengan kondom atau tanpa penetrasi sama sekali.

Beberapa alasan umum mengapa seorang ibu hamil mungkin disarankan untuk tidak berhubungan seks atau melanjutkan dengan pembatasan meliputi:

1. Adanya riwayat atau gejala persalinan prematur.

2. Adanya diagnosis serviks atau plasenta previa yang tidak kompeten.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.