Kompas.com - 03/09/2020, 14:56 WIB

KOMPAS.com - Setelah dinyatakan hamil, muncul tanggung jawab yang sangat besar bagi orangtua untuk menjaga si jabang bayi.

Meskipun kamu sangat memperhatikan makanan, istirahat, dan olahraga, kamu juga perlu mempertimbangkan faktor eksternal lainnya.

Orangtua tentu sangat bahagia menyambut kedatangan si kecil ke dunia. Tak jarang, mereka mempersiapkan kebutuhan bayi, hingga kamar untuk si kecil.

Baca juga: 5 Jawaban Pertanyaan tentang Berhubungan Intim di Masa Kehamilan

Namun, membuat kamar untuk bayi, tentu membutuhkan cat untuk mewarnainya dengan warna-warna yang lucu.

Lantas, amankan menghirup aroma cat bagi ibu hamil?

Kamu mungkin ingin segera bekerja sendiri dengan kuas atau menunjuk seseorang untuk pekerjaan itu.

Namun sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh calon ibu. 

Penelitian belum dapat mengukur jumlah tepat cat yang terpapar pada setiap wanita hamil, sehingga efek bahan kimianya bagi bayi di dalam kandungan pun belum jelas. 

Namun, sebagian besar cat mengandung pelarut (bahan kimia berbasis minyak bumi) yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Masalah muncul ketika kita menghirupnya terlalu banyak, baik selama kehamilan maupun tidak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.