BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Prodia

Memanfaatkan Jeruk Nipis untuk Turunkan Berat Badan, Bisakah?

Kompas.com - 07/09/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi jeruk nipis shutterstockIlustrasi jeruk nipis
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pernahkah kamu mendengar tentang diet jeruk nipis? Ya, seperti namanya, praktisi diet ini memilih buah sitrus tersebut sebagai cara melangsingkan tubuh.

Jeruk nipis dianggap mampu membantu menaikkan metabolisme tubuh sehingga lemak dapat terbakar lebih cepat dan berat badan tidak gampang naik, bahkan bisa turun dengan cepat.

Lalu, seperti apa pola makan yang harus kita jalani dalam diet jeruk nipis ini? Apakah  penggunaan jeruk kecil, hijau, dan asam ini memang efektif menurunkan berat badan?

Jeruk nipis (Citrus aurantiifirolia) diyakini mampu menurunkan berat badan karena kandungan polifenol di dalamnya.

Polifenol adalah jenis antioksidan yang juga terdapat pada lemon serta terbukti dapat menahan berat badan agar tidak cepat naik, dan mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh.

Rasa asam yang sangat kuat pada jeruk nipis juga membuat buah sitrus ini dapat membantu air liur serta metabolisme di dalam usus untuk lebih cepat mencerna makanan. Stimulasi pencernaan ini juga diakibatkan adanya kandungan flavonoid pada jeruk nipis.

Baca juga: Mengecilkan Perut Dengan Minum Air Jeruk Nipis, Benarkah Terbukti?

Diet jeruk nipis membantu tubuh menghancurkan lemak.

Beberapa penelitian menyebut, diet jeruk nipis dapat membantuk tubuh menghancurkan lemak. Diet ini juga dianggap sebagai cara alami menurunkan berat badan tanpa harus minum obat-obatan peluruh lemak maupun puasa berhari-hari.

Untuk mendapatkan efek penurunan berat badan dalam diet jeruk nipis ini, kamu dapat mengonsumsi jeruk nipis dengan cara:

  • Memeras dan mencampurnya dengan air hangat, diminum 30 menit sebelum makan. Tujuannya merangsang metabolisme agar tubuh dapat mencerna makanan lebih cepat.
  • Memeras dan mencampurnya dengan air hangat, untuk diminum pada pagi hari agar metabolisme tubuh dapat berjalan lebih aktif, sehingga lemak akan cepat terbakar.
  • Memotong dan mengisapnya seperti makan jeruk pada umumnya. Lakukan ini 30 menit sebelum makan. Kamu bisa mencobanya bila lidah memang tahan terhadap rasa asam.

Tidak sedikit orang yang ingin mencoba diet jeruk nipis, tapi tidak tahan dengan rasa asamnya di lidah.

Oleh karena itu, kita dapat menambahkan jahe atau teh untuk menyamarkan rasa asam dari jeruk nipis.

Meskipun demikian, hindari penambahan gula pasir atau pemanis buatan lainnya saat minum perasan jeruk nipis untuk diet.

Gula merupakan sumber kalori yang bisa membuat tubuh kegemukan bahkan obesitas, serta menaikkan risiko terkena penyakit kronis.

Baca juga: Turun 25 Kg karena Tak Makan Gula dan Nasi, Mau?

Ilustrasi jeruk lemonxuanhuongho Ilustrasi jeruk lemon
Risiko dalam menjalani diet jeruk nipis

Meski diet jeruk nipis dikatakan efektif membakar lemak, pernyataan itu baru merupakan kesimpulan atas penelitian terhadap hewan uji di laboratorium.

Efektvitas pembakaran lemak pada tubuh manusia belum pernah diteliti secara menyeluruh, sehingga kamu mungkin mengalami penurunan berat badan saat menjalani diet ini, tapi bisa juga tidak.

Satu hal yang pasti, kita tidak boleh berlebihan dalam mengonsumsi jeruk nipis. Tidak semua orang tahan terhadap rasa asamnya, dan beberapa orang bisa mengalami sakit perut bila mengonsumsi dalam jumlah banyak.

Selain itu, tetap jaga pola makan secara keseluruhan ketika menjalani diet jeruk nipis, termasuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah lainnya setiap hari.

Pastikan juga berolahraga atau melakukan aktivitas fisik selama 30 menit per hari untuk memperlancar metabolisme tubuh.

Jika mengalami keluhan kesehatan ketika menjalani diet jeruk nipis, hentikan kegiatan itu dan berkonsultasilah pada dokter.

Baca juga: Makanan Penyebab Asam Lambung yang Harus Dihindari

Manfaat jeruk nipis lainnya

Diet jeruk nipis memang belum terbukti ilmiah dapat menurunkan berat badan, tapi tidak ada salahnya bila kamu mulai minum air perasan jeruk nipis dalam jumlah yang wajar.

Sebab, jeruk nipis merupakan sumber nutrisi rendah kalori dan kaya akan serat serta vitamin C yang dapat membawa manfaat bagi kesehatan, seperti:

Mencegah penyakit kronis. Diet yang kaya vitamin C dapat menurunkan risiko terkena penyakit kronis, seperti diabetes, jantung, hingga obesitas.

Vitamin C juga bisa bertindak sebagai antioksidan yang mencegah datangnya sel kanker di dalam tubuh.

Menyehatkan jantung. Diet jeruk nipis juga dikatakan dapat menyehatkan jantung sehingga kita terbebas dari ancaman penyakit jantung koroner maupun stroke.

Mencegah infeksi lambung. Penelitian tahap awal menemukan adanya efek antibakteri pada jeruk nipis yang mampu mengontrol perkembangan bakteri H.pylori pada lambung.

Meningkatkan sistem imun. Vitamin C dan antioksidan lain pada jeruk nipis diyakini dapat meningkatkan sistem imun untuk melawan flu atau meriang.

Sebelum menjalani diet jeruk nipis, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Anjuran ini terutama ditujukan bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, termasuk pada ibu hamil maupun menyusui.

Baca juga: Jus Jeruk Kurangi Risiko Obesitas dan Menyehatkan Jantung


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya