Yuk, Bangun Personal Branding untuk Bisnis Online

Kompas.com - 07/09/2020, 20:12 WIB
Desainer Didiet Maulana KOMPAS.com/Nabilla TashandraDesainer Didiet Maulana

KOMPAS.com - Dalam berbagai hal di hidup kita, citra diri atau personal branding merupakan hal yang sangat penting.

Personal branding adalah proses mempromosikan diri, karier, dan pencapaian seseorang agar ia dapat dikenal dan diakui oleh orang lain.

Selain mempromosikan diri untuk membangun awareness, personal branding bisa menjadi cara untuk menemukan peluang baru, dan menghasilkan pendapatan lewat berbisnis, termasuk bisnis secara online.

Baca juga: Penting, 4 Cara Membangun Personal Branding

Hal itu diungkap oleh Didit Maulana, desainer fesyen muda sekaligus pendiri Ikat Indonesia.

Dia berbicara dalam diskusi " Personal Branding on Online Business" yang ditayangkan live di akun Instagram @didietmaulana, Senin (7/9/2020) sore.

"Personal branding adalah bagaimana cara kita mengenalkan diri ke publik. Dari situ, kita harus membuat klien atau calon pembeli yakin bahwa kita dependable, dapat dipercaya," ujar Didiet.

Dalam berbisnis online, lanjut dia, personal branding merupakan cara agar orang lain mau membeli produk kita, baik berupa barang maupun jasa.

"Intinya, kita harus mengetahui value apa yang kita ingin tawarkan ke publik. Jika orang sudah yakin dengan kita, mereka akan melakukan transaksi kepada kita."

Baca juga: Hal Kecil yang Membantu Personal Branding

Ia mencontohkan seseorang yang menjadi konsultan di media sosial seperti Instagram, di mana publik yang ingin menggunakan jasa konsultan dapat melihat terlebih dulu jumlah follower-nya.

"Contoh lain, jika ada yang berjualan baju via e-commerce, pasti orang melihat testimoni dari pembeli, bagaimana kualitas produk, serta pelayanan dari penjual tersebut," kata dia.

Ia menambahkan, kebiasaan orang berbelanja saat ini tidak hanya melihat kualitas produk, melainkan juga sosok yang menciptakan produk tersebut.

"Apabila orang semakin mengenal siapa kreator di balik sebuah produk, maka ia akan semakin percaya dengan produk yang dijual."

Ada enam poin yang diutarakan oleh Didiet terkait personal branding untuk berbisnis online, yaitu:

1. Membangun personal branding.

2. Mengidentifikasi keahlian.

3. Target market atau target pasar.

4. Menentukan alat atau media yang mau digunakan.

5. Membangun kepercayaan kepada publik.

6. Membentuk infrastruktur berupa tim yang akan mengatur website bisnis.

Baca juga: Didiet Maulana dan Momen Haru di 9 Tahun Perjalanan Ikat Indonesia

Biasanya, indikator yang menjadi kesuksesan personal branding seseorang di media sosial dilihat berdasarkan berapa banyak jumlah pengikutnya.

Namun, Didiet tidak setuju dengan hal itu. "Saya agak kurang setuju ketika orang dinilai berdasarkan jumlah follower-nya," ucap dia.

"Orang yang berhasil membangun personal branding dilihat dari value apa yang bisa ia berikan kepada masyarakat."

"Kadang ada orang yang followers-nya sampai jutaan, tapi kontennya tidak bermakna."

"Inti dari personal branding adalah kita konsisten dengan apa yang kita lakukan," cetus Didiet..



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X