Cara Gampang Cegah Penyebaran Covid-19, Pakai Masker

Kompas.com - 08/09/2020, 16:17 WIB
Bonay, Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bukit Duri membuat mural bertemakan Covid-19 di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020). Berdasarkan data pemerintah hingga pukul 12.00 WIB, Kamis (27/8/2020), diketahui total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 162.884 orang sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020. KRISTIANTO PURNOMOBonay, Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bukit Duri membuat mural bertemakan Covid-19 di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020). Berdasarkan data pemerintah hingga pukul 12.00 WIB, Kamis (27/8/2020), diketahui total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 162.884 orang sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

KOMPAS.com - Saat dunia dilanda ketidakpastian akibat pandemi, ada satu hal yang benar-benar terbukti. Masker wajah bisa mencegah penyebaran Covid-19.

Studi terbaru dari Duke University memperkuat fakta tersebut, serta masukan tentang jenis masker yang paling efektif untuk menghalau tetesan air liur seseorang.

Sebenarnya bagaimana masker bisa jadi sarana pencegahan? Dokter spesialis paru Raed Dweik, MD, Chairman of Cleveland Clinic's Respiratory Institute menjelaskan, apabila seseorang pembawa virus memakai masker kain, masker itu menghalangi sebagian besar tetesan pernapasan, yang menjadi tempat virus berada.

Fungsi masker adalah mencegah tetesan air liur bergerak lebih dari beberapa meter. Maka dari ada anjuran untuk menjaga jarak setidaknya 1,8 - 2 meter.

"Penyebaran virus menurun di daerah yang orang-orangnya memakai masker, dan risiko infeksi menurun empat sampai lima kali lipat di saat orang memakai masker dibandingkan ketika mereka tidak memakai masker," kata Dweik.

Baca juga: Kampanye Pakai Masker Selesai, Kini Pemerintah Gencarkan Ajakan Jaga Jarak

Masker tidak sekadar menghentikan penyebaran tetesan air liur atau droplet saat kita bernapas atau berbicara, melainkan juga menghalanginya bergerak lebih jauh saat kita bersin atau batuk.

"Bersin atau batuk dapat menyemburkan tetesan pernapasan hingga 7,6-8 meter. Namun dengan memakai masker, kita mengurangi jarak semburan tetesan," ujar Dweik.

Pendekatan studi

Studi yang dilakukan Duke University berfokus mencari cara hemat biaya untuk mengevaluasi seberapa efektif suatu jenis masker.

Namun, studi tersebut juga berhasil mengumpulkan data terkait 14 jenis masker yang berbeda.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X