Kompas.com - 10/09/2020, 19:42 WIB
Kanye West IndependentKanye West

KOMPAS.com - Rapper Kanye West memiliki masalah serius pada tangannya.

Dalam unggahannya di akun Twitter-nya dua hari lalu, West menunjukkan kedua tangannya diberi suntikan steroid.

Kedua tangannya terasa sakit, diduga akibat terlalu sering menggunakan ponsel untuk berkirim pesan.

Unggahan itu berupa video yang memperlihatkan seorang dokter menyuntikkan kortison yang dicampur lidokain ke tangan West.

Baca juga: Perhatikan, 6 Risiko dari Main Ponsel Sebelum Tidur

Namun, sesaat kemudian unggahan itu dihapus. Dia sempat membubuhkan keterangan "too much texting bro’, pada unggahan tersebut.

Kortison adalah senyawa steroid yang disuntikkan di bagian sendi siku, lutut, punggung, tangan, dan bagian lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Mayo Clinic, setelah disuntikkan kortison dapat mengurangi peradangan dan nyeri, serta merupakan pengobatan yang sering diterapkan untuk penderita rheumatoid arthritis.

Sementara itu, lidokain adalah obat anestesi yang sering dikombinasikan bersama steroid seperti kortisol untuk meredakan nyeri sendi.

Penjelasan ini diberikan pihak Mayfield Brain and Spine Clinic di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat.

Tanpa membutuhkan waktu pemulihan, pasien yang disuntik kortison dan lidokain bisa segera pulang ke rumah.

Selama 2-7 hari kemudian, steroid disebut mampu bereaksi untuk mengatasi rasa sakit untuk berbulan-bulan ke depan. 

Main ponsel bikin sendi tangan nyeri

West memang tidak menceritakan kondisi pasti yang menyebabkan ia mengalami nyeri sendi tersebut.

Dugaan akibat penggunaan ponsel hanya muncul dari keterangan singkat yang dibubuhkannya.

Namun, berkirim pesan atau terlalu sering memakai ponsel memang telah lama dikenal bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di tangan.

Baca juga: Banyak Main Ponsel Bisa Menyebabkan Kegemukan, Apa Sebabnya?

Seperti yang ditulis ahli bedah ortopedi Dr. Peter J. Evans di Cleveland Clinic, penggunaan ponsel berlebihan dapat menyebabkan cedera mikro di otot dan tendon tangan.

Kondisi ini kerap lebih terasa pada area ibu jari.

Evans mengatakan, mengetik pesan di ponsel lebih cepat jika kita menggunakan ibu jari. Namun, cara itu bisa berdampak pada ibu jari.

"Terlalu sering mengetik pesan dengan ibu jari dapat menyebabkan robekan halus pada otot dan tendon hingga mengakibatkan peradangan yang memicu pembengkakan dan kekakuan," ujar Evans.

Tanggapan serupa juga dikatakan Dr. Eugene Tsai, ahli bedah tangan dan nyeri ekstrem di Cedars-Sinai.

Menurut Dr. Tsai, terlalu sering mengetik pesan di ponsel dapat menyebabkan rasa nyeri pada jari kelingking dan pergelangan tangan.

Dibutuhkan suntikan atau operasi

Tsai menyarankan agar kita menggunakan jari telunjuk saat mengirim pesan atau menggunakan pesan suara, dan membiarkan ibu jari beristirahat.

Baca juga: Main Ponsel Saat Makan Siang, Tubuh Cepat Lelah pada Sore Hari

Cara terbaik mengobati jenis cedera ini adalah membiarkan tendon dan sendi yang stres beristirahat.

Namun kata Tsai, tendon dan sendi perlu diberi suntikan jika rasa sakit terus berlanjut, seperti dalam kasus yang dialami West.

Jika suntikan tidak bisa menghilangkan rasa sakit, tendon dan sendi harus dioperasi.

"Cara terbaik mengurangi rasa sakit dan menghentikannya adalah mengubah kebiasaan kita memakai ponsel dan tablet," kata Tsai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.