Kompas.com - 11/09/2020, 09:08 WIB
Menyemprotkan parfum soup__studioMenyemprotkan parfum
|
Editor Wisnubrata

Selain parfum Kyara, Di Ser memiliki koleksi parfum yang dijual seharga 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,4 juta per botol, dan beberapa lainnya dijual dengan harga tinggi.

Masing-masing parfum disimpan dalam botol kaca persegi yang elegan, tanpa logo, serta tutup botol berbahan kayu.

Sang pendiri perusahaan Di Ser, Yasuyuki Shinonara, mengawali usahanya dari inspirasi. Ia melakukan perjalanan panjang untuk menemukan bahan-bahan yang kemudian dipakainya dalam mengkreasikan sebuah parfum.

"Awalnya saya tidak menentukan apapun seperti bahan, harga, atau nama, tetapi saya mencari inspirasi dan mulai berkreasi di atas kanvas putih bersih."

Begitu penuturan yang diberikan Shinohara kepada Hypebeast.

Kyara merupakan produk yang menempati kelas berbeda dalam lini pafrum Di Ser karena dibanderol dengan harga tinggi.

Namun, komposisi bahan-bahan alami di dalam parfum Kyara menegaskan asal parfum itu, yakni Pulau Hokkaido, tempat di mana kantor pusat Di Ser berada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hokkaido memiliki luas 83.547 km persegi, 22 persen dari luas negara Jepang. Dengan banyaknya pantai dan pegunungan, tanah ini memiliki alam terbanyak di Jepang," kata Shinohara.

Ia melanjutkan, tantangan dalam menciptakan parfum berbahan alami adalah bagaimana memperoleh bahan berkualitas.

Yang menjadi keuntungan Di Ser, mereka mempunyai kemudahan akses untuk mendapatkan bahan-bahan di Hokkaido, serta metode ekstraksi yang berbeda dari rumah parfum lainnya.

Halaman:


Sumber Hypebeast
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.