Kompas.com - 14/09/2020, 12:18 WIB
Ilustrasi olahraga shutterstockIlustrasi olahraga
|
Editor Wisnubrata

Sharma melanjutkan, olahraga dengan intensitas sedang seperti berlari bisa melindungi mereka yang memiliki faktor risiko kardiovaskular.

Meski jarang terjadi, ada kemungkinan jika olahraga bisa memicu serangan jantung pada seseorang dengan penyakit kardiovaskular bawaan, menurut Sharma.

Karena itu, dia menyarankan, kita harus mempertimbangkan dengan matang saat beralih dari gaya hidup yang kurang gerak ke gaya hidup aktif.

Baca juga: Rutin Lakukan Peregangan Membantu Mencegah Penyakit Jantung

Risiko dapat dilihat melalui pengukuran sederhana, termasuk gejala atau faktor risiko penyakit jantung, seperti usia, tekanan darah sistolik, kolesterol total, dan kebiasaan merokok, kata Sharma.

Apabila kita berisiko terkena penyakit jantung, maka dianjurkan untuk berolahraga secara bertahap, tidak melakukan olahraga dengan intensitas tinggi terlebih dahulu.

Pada beberapa kasus, seperti tekanan darah yang relatif tinggi, Sharma mengingatkan kita harus menghindari latihan angkat beban sampai tekanan darah bisa dikendalikan.

Kondisi lain yang dapat membatasi intensitas olahraga, lanjut Sharma, adalah kardiomiopati dan gagal jantung.

Kardiomiopati merupakan penyakit jantung yang membuat otot jantung lebih sulit memompa darah ke seluruh tubuh, menurut Mayo Clinic.

Secara umum, Sharma mengatakan tujuan pedoman ini adalah mendorong individu, baik yang memiliki penyakit jantung atau tidak, untuk berolahraga secara aman.

Baca juga: 5 Cara Efektif Cegah Serangan Jantung


Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X