Mengapa Anak Ngompol Lagi dan Bagaimana Mengatasinya?

Kompas.com - 15/09/2020, 12:39 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Bisa pula karena ketidakseimbangan hormon, atau kondisi tertentu dari kandung kemih, hingga kemungkinan ada infeksi saluran kemih.

Baca juga: Mengompol, Gangguan Urologi yang Bikin Malu Orang Dewasa

Lalu yang kedua adalah enuresis sekunder, yakni kekambuhan mengompol setelah satu tahun atau lebih mampu mengontrol kandung kemih, dan tidak mengompol di malam hari.

"Ini lebih mungkin terkait dengan tekanan emosional, seperti depresi, kecemasan, gangguan hiperaktif defisit perhatian, trauma, atau pelecehan," kata Ruderman.

Dalam kasus yang terakhir, Dr. Fran Walfish, psikoterapis keluarga dan hubungan, yang juga penulis "The Self-Aware Parent", mengatakan, dia sering mendapatkan pasien anak yang mengalami kecemasan.

“Banyak anak yang memiliki tingkat kecemasan yang tinggi di siang hari sering kali 'melepaskan' dan bersantai saat tidur, lalu mengompol,” kata Walfish.

“Dalam beberapa kasus, saya merawat sejumlah anak laki-laki hingga usia delapan tahun yang masih mengalami 'kecelakaan' mengompol,” imbuhnya.

Ada kepercayaan di antara beberapa profesional, hal ini mungkin terjadi pada anak-anak tertentu.

Misalnya, penyandang ADHD (anak yang sulit memusatkan perhatian), atau anak-anak ini memang tidak ingin berhenti dari aktivitasnya, dan lantas menahan kencing terlalu lama.

Jika anak mengompol, baik Ruderman maupun Walfish menyarankan keluarga harus berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu, mereka merekomendasikan beberapa strategi yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu membimbing anak mereka saat kembali mengompol.

Halaman:


Sumber SheKnows
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X