Mengapa Anak Ngompol Lagi dan Bagaimana Mengatasinya?

Kompas.com - 15/09/2020, 12:39 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Jangan pernah malu

“Orangtua tidak boleh membuat keributan besar, mengkritik atau menghukum anak karena mengompol,” kata Walfish.

Sementara Ruderman menyarankan orangtua untuk tetap memberikan dukungan.

“Memastikan anak tahu mengompol bukanlah kesalahan mereka dan hindari kesalahan dan hukuman,” ucap dia.

Pastikan anak mendapatkan asupan cairan yang cukup sepanjang hari.

Baca juga: Susah Menahan Pipis sampai Mengompol di Usia Dewasa, Apa Penyebabnya?

Hal ini dapat membantu anak meningkatkan kapasitas kandung kemih dan memungkinkan anak-anak mengenali perasaan kandung kemih penuh, dan perlu ke kamar kecil.

“Anak-anak yang tidak minum sepanjang hari mungkin kelebihan cairan setelah sekolah dan di malam hari, maka risiko mengompol di malam hari pun jadi membesar,” kata Ruderman.

Selain itu, kafein harus dihindari sebelum tidur karena bersifat diuretik.

Gunakan sistem penghargaan

Beri anak-anak stiker dan bimbing anak untuk mengosongkan kandung kemih sebelum waktu tidur dan minum cairan sepanjang hari.

"Bimbingan harus dilakukan untuk (anak) tetap berpegang pada rutinitas, tidak harus langsung meminta anak tidak mengompol di malam hari,” kata Ruderman.

Biarkan anak membantu bersih-bersih

Mintalah anak berpartisipasi dalam pembersihan diri sehingga ia memahami bagaimana sulitnya membereskan bekas ngompolnya sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber SheKnows
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X